Jamu Jago Bukukan Rekor Muri

Minggu, 07 Desember 2014 - 20:27 WIB
Jamu Jago Bukukan Rekor...
Jamu Jago Bukukan Rekor Muri
A A A
MAGELANG - PT Jamu Jago membukukan rekor dalam Museum Rekor-Dunia Indonesia (Muri), untuk kategori kriteria unik di Magelang, Minggu (7/12/2014).

Bersama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang sebagai pemrakarsa, PT Taman Wisata Candi Borobudur-Prambanan-Ratu Boko sebagai penyelenggara, serta Galeri Unik dan Seni Indonesia sebagai pendukung, perusahaan yang mengembangkan jamu tradisional alami ini mencatatkan kegiatan Parade dan Karnaval Kesenian Ratu Jamu Gendong yang digelar dalam rangkaian Grand Final Ratu Jamu Gendong dan Jamu Gendong Teladan 2014, sebagai kategori kriteria unik dengan urutan rekor ke-6769.

Sekitar 200 orang turut memeriahkan kegiatan Parade dan Karnaval Kesenian Ratu Jamu Gendong tersebut. Termasuk di dalamnya para finalis Ratu Jamu Gendong maupun Jamu Gendong Teladan 2014, yang berkolaborasi dengan para seniman Borobudur. Seperti kuda lumping, topeng ireng, campur soreng, maupun topeng sandana. Dengan rute sekitar satu kilometer (km), dari Candi Pawon sampai dengan Candi Borobudur.

"Melihat ada perpaduan, pada warisan budaya bangsa (Indonesia) candi dan jamu, yang nggak ada di tempat lain. (Sekaligus menjadi) peristiwa (pemilihan Ratu) Jamu Gendong pertama di Candi borobudur, belum ada demikian (selama ini). Penghargaan ini diberikan kepada tiga pihak baik pemrakarsa, penyelenggara maupun pendukung, dan mencatat kegiatan ini pada urutan rekor ke-6769 dengan kriteria," ujar Senior Manager Muri Paulus Pangka, Minggu (7/12/2014).

Direktur Utama PT Jamu Jago Ivana Suprana mengatakan, selain pelaksanaan kompetisi dan launching produk terbaru dari Buyung Upik Masuk Angin (Buma), pihaknya juga menggandeng seniman-seniman Borobudur untuk menyabet rekor Muri. Yang dimeriahkan dengan arak-arakan seni budaya. Macam gunungan setinggi dua meter, yang di dalamnya terdapat bahan-bahan dasar dari jamu tradisional.

Disusul dengan para finalis Ratu Jamu Gendong dan Jamu Gendong Teladan yang diarak dengan menggunakan andong. Tidak ketinggalan para seniman Borobudur lainnya yang juga ikut memeriahkan arak-arakan tersebut. Diharapkan lewat kegiatan ini, bisa memasyarakatkan jamu tradisional kepada khalayak luas.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Strategi Industri Jamu...
Strategi Industri Jamu Agar Tetap 'Greng' Saat Pandemi
Dampak Corona, Perusahaan...
Dampak Corona, Perusahaan Jamu Ini Alami Lonjakan Permintaan
Perpres No. 54 Tahun...
Perpres No. 54 Tahun 2023 Dinilai Bikin Industri Jamu Tambah Perkasa
BPOM Dorong Pengumpulan...
BPOM Dorong Pengumpulan Bukti Empiris Khasiat Jamu Nusantara
Sandiaga Puji Perjuangan...
Sandiaga Puji Perjuangan Bakul Jamu yang Sukses di Tengah Pandemi
Bahan Baku Jamu Masih...
Bahan Baku Jamu Masih Mengandalkan Impor dari China
Berita Terkini
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
3 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Dex Series dan Sesuaikan Harga Pertamax Turbo Mulai 1 Juni
13 menit yang lalu
Rupiah Pagi Ini Ambruk...
Rupiah Pagi Ini Ambruk ke Rp17.885 per Dolar AS, Apa Pemicunya?
1 jam yang lalu
Lippoland Raih Top CSR...
Lippoland Raih Top CSR Awards 2026, Perkuat Komitmen Implementasi ESG
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp25.000 per Gram, Simak Rinciannya
2 jam yang lalu
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
3 jam yang lalu
Infografis
Ketakutan Resesi AS,...
Ketakutan Resesi AS, Harga Emas ke Rekor Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved