Disnakertrans Sulsel Gandeng BPJS Ketenagakerjaan

Senin, 08 Desember 2014 - 04:45 WIB
Disnakertrans Sulsel...
Disnakertrans Sulsel Gandeng BPJS Ketenagakerjaan
A A A
MAKASSAR - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulsel terus menggencarkan sosialisasi ke seluruh perusahaan untuk senantiasa mengedepankan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Upaya itu dilakukan untuk menekan angka kecelakan kerja diperusahana agar mencapai pada target zero accident atau tidak ada kecelakan kerja, pasalnya berdasarkan data statistik angka kecelakaan kerja terus meningkat. Secara rinci pada 2010 mencapai 534 kasus, tahun 2011 501 kasus dan 2012 mencapai 912 kasus.

Mewujudkan hal itu, Disnakertrans Sulsel menggandeng stoke holder BPJS Ketenagakerjaan mengedukasi manajemen perusahana dan karyawan menerapan K3 dengan menggelar pelatihan selama 12 hari di hotel Quality Makassar yang dimulai sejak hari ini, Minggu (7/12/2014).

Pelatihan yang diikuti sebanyak perwakilan 25 perusahaan se Sulsel, juga melibatkanPT Safety Barometer Indonesia merupakan lembaga resmi yang mengeluarkan sertifikasi K3 dan pelatihan-pelatihan AK3.

Menurut Kadisnakertrasn Sulsel Simon Lopang, pelatihan ini menjadi bagian dari upaya mendorong kesiapan Sulsel menyambut penerapan masyarakat ekonomi ASEAN di tahun depan. Dalam kaitan ini, penting bagi seluruh elemen menyiapkan sumber daya manusia berkualitas. Salah satunya adalah SDM yang memahami dan memiliki kemampuan menerapkan K3 dalam proses produksi.

“Kami berterima kasih ke BPJS Ketenagakerjaan atas inisiatifnya menggelar pelatihan ini, karena dampaknya sangat besar terhadap peningkatan kualitas hidup tenaga kerja. Hal ini sejalan dengan program manpower quality of life , dimana melalui program jaminan social tenaga kerja dan keluarganya akan senantiasa memperoleh perlindungan meskipun mengalami gangguan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja,” ujarnya.

Simon Lopang memaparkan, tiap tahun untuk mengapresiasi penerapan K3 zero accident diberikan penghargaan ke perusahaan, dimana tahun lalu ari 1200 perusahaan beroperasi di Sulsel terdapat 20 perusahaan memperoleh penghargaan nasional dari Kementerian dan belum termasuk yang diperoleh dari Gubernur.

Tahun depan, diharapkan bisa meningkat mencapai 25 hingga 30 perusahaan sehingga dapat diikuti perusahana lainnya, apalagi penilaiannya sangat ketat dimulai selama setahun dan diberikan penghargaannya pada Januari tahun depan di Bulan Bakti K3.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Makassar Agusdyansah memaparkan, pihaknya terus mendorong terciptanya keselamatan kerja, bahkan nihil kecelakaan. Apalagi, sesuai data BPJS Ketenagakerjaan sepanjang 2014 sampai posisi November sebanyal 356 kasus, berarti dalam 1 hari terjadi kecelakaan lebih dari 1 orang.

“Kasus meninggal dunia juga setiap harinya mencapai dua orang baik meninggal karena hubungan kerja maupun yang bungan karena hubungan kerja, dan diharapkan dengan pelatihan ini dapat mengurangi bahkan menghilangkan kasus yang ada,” paparnya.
(gpr)
Berita Terkait
BPJS Kesehatan Jadi...
BPJS Kesehatan Jadi Syarat Berbagai Pelayanan Publik, Berikut Penjelasannya
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Berikan Kado Kemudahan Klaim Manfaat bagi PMI di Hari Migran Internasional
Target Cakupan BPJS...
Target Cakupan BPJS Ketenagakerjaan
Kerugian BPJS Ketenagakerjaan...
Kerugian BPJS Ketenagakerjaan Capai Rp20 Triliun, Kejagung Dalami Upaya Kesengajaan
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Komitmen Perkuat Relasi Media dan Masyarakat
Cara Mencairkan BPJS...
Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Paklaring
Berita Terkini
20 Negara Penyumbang...
20 Negara Penyumbang Terbesar Defisit Perdagangan AS Tahun 2024, Indonesia Urutan Berapa?
1 jam yang lalu
Kena Tarif Impor 32%,...
Kena Tarif Impor 32%, Indonesia Terus Berkomunikasi Intensif dan Melobi Amerika Serikat
2 jam yang lalu
5 Ruas Tol Trans Sumatera...
5 Ruas Tol Trans Sumatera Digratiskan Selama Arus Balik 2025, Cek Daftarnya
2 jam yang lalu
Tarif Trump 32 Persen...
Tarif Trump 32 Persen Ancam Ekspor Indonesia, Ini Langkah Mitigasi Pemerintah
3 jam yang lalu
Kena Tarif Impor Trump...
Kena Tarif Impor Trump 32 Persen, Indonesia Butuh Gebrakan
3 jam yang lalu
Trump Tampar RI dengan...
Trump Tampar RI dengan Tarif Impor 32%, Sektor Industri Ini Bakal Telan Pil Pahit
4 jam yang lalu
Infografis
Mulai 1 Juli, Membuat...
Mulai 1 Juli, Membuat SIM Kini Harus Memiliki BPJS
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved