Pasar Jenuh Beli, Kenaikan IHSG Berpeluang Terbatas
Senin, 08 Desember 2014 - 08:56 WIB
Pasar Jenuh Beli, Kenaikan IHSG Berpeluang Terbatas
A
A
A
JAKARTA - Pasar saham telah memasuki wilayah jenuh beli (overbought), sehingga potensi kenaikan lanjutan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cenderung terbatas.
"Kenaikan IHSG selama seminggu telah memasuki jenuh beli, sehingga potensi kenaikan lebih lanjut terbatas dan dibutuhkan koreksi atau konsolidasi minor dalam fase sideways untuk meredakan keadaan tersebut," kata analis senior HD Capital Yuganur Wijanarko, Senin (8/12/2014).
Dia memprediksi, IHSG akan bergerak pada kisaran support 5.156-5.105-5.070, dan resistance pada kisaran 5.215-5.251.
Yuganur merekomendasikan untuk melakukan akumulasi ketika harga saham mengalami pelemahan (buy on weakness) untuk kontinuasi tren berikutnya. Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, diantaranya:
1. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), dengan trading target Rp1.875
Koreksi untuk meredakan efek jenuh beli (overbought) harian pasca kenaikan tajam selama lebih dari seminggu di emiten properti residensial ini dapat digunakan sebagai kesempatan positioning buy dalam pola medium uptrend baru yang sudah terbentuk.
Entry (1) Rp1.815, entry(2) Rp1.795, cut loss point: Rp1.775
2. PT Waskita Karya Tbk (WSKT), dengan trading target Rp1.210
Penurunan minyak selama ini membuka ruang fiskal lebih untuk pemerintah merubah alokasi dana subsidi BBM untuk proyek infrastruktur, sehingga menguntungkan emiten konstruksi BUMN, rekomen buy bila terjadi koreksi minor untuk meredakan keadaan jenuh beli pasca reli tajam kemarin.
Entry (1) Rp1.145, entry (2) Rp1.135, cut loss point: Rp1.115
3. PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON), dengan trading target Rp1.265
Koreksi minor untuk meredakan keadaan jenuh beli paca reli yang terlalu tajam di emiten konstruksi beton BUMN dapat digunakan sebagai entry point dalam strong medium uptrend yang berlaku saat ini.
Entry (1) Rp1.215, entry (2) Rp1.195, cut loss point: Rp1.185
4. PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), dengan trading target Rp1.105
Rekomen akumulasi dalam proses koreksi dan konsolidasi untuk meredakan kedaan jenuh beli harian (overbought) di emiten properti lapis dua ini untuk ikut dalam pola medium uptrend yang mulai naik secara lebih bullish sekarang.
Entry (1) Rp1.055, entry (2) Rp1.035, cut loss point: Rp1.015
"Kenaikan IHSG selama seminggu telah memasuki jenuh beli, sehingga potensi kenaikan lebih lanjut terbatas dan dibutuhkan koreksi atau konsolidasi minor dalam fase sideways untuk meredakan keadaan tersebut," kata analis senior HD Capital Yuganur Wijanarko, Senin (8/12/2014).
Dia memprediksi, IHSG akan bergerak pada kisaran support 5.156-5.105-5.070, dan resistance pada kisaran 5.215-5.251.
Yuganur merekomendasikan untuk melakukan akumulasi ketika harga saham mengalami pelemahan (buy on weakness) untuk kontinuasi tren berikutnya. Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, diantaranya:
1. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), dengan trading target Rp1.875
Koreksi untuk meredakan efek jenuh beli (overbought) harian pasca kenaikan tajam selama lebih dari seminggu di emiten properti residensial ini dapat digunakan sebagai kesempatan positioning buy dalam pola medium uptrend baru yang sudah terbentuk.
Entry (1) Rp1.815, entry(2) Rp1.795, cut loss point: Rp1.775
2. PT Waskita Karya Tbk (WSKT), dengan trading target Rp1.210
Penurunan minyak selama ini membuka ruang fiskal lebih untuk pemerintah merubah alokasi dana subsidi BBM untuk proyek infrastruktur, sehingga menguntungkan emiten konstruksi BUMN, rekomen buy bila terjadi koreksi minor untuk meredakan keadaan jenuh beli pasca reli tajam kemarin.
Entry (1) Rp1.145, entry (2) Rp1.135, cut loss point: Rp1.115
3. PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON), dengan trading target Rp1.265
Koreksi minor untuk meredakan keadaan jenuh beli paca reli yang terlalu tajam di emiten konstruksi beton BUMN dapat digunakan sebagai entry point dalam strong medium uptrend yang berlaku saat ini.
Entry (1) Rp1.215, entry (2) Rp1.195, cut loss point: Rp1.185
4. PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), dengan trading target Rp1.105
Rekomen akumulasi dalam proses koreksi dan konsolidasi untuk meredakan kedaan jenuh beli harian (overbought) di emiten properti lapis dua ini untuk ikut dalam pola medium uptrend yang mulai naik secara lebih bullish sekarang.
Entry (1) Rp1.055, entry (2) Rp1.035, cut loss point: Rp1.015
(rna)
Lihat Juga :