Mata Uang di Dunia Bergejolak

Senin, 15 Desember 2014 - 18:35 WIB
Mata Uang di Dunia Bergejolak
Mata Uang di Dunia Bergejolak
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) makin terperosok hingga menyentuh angka Rp12.714/USD. Ini merupakan titik terendah sejak Agustus 1998. Gejolak tersebut melanda mata uang di seluruh dunia.

Pengamat ekonomi Raden Pardede mengatakan, kondisi perekonomian dunia saat ini tengah bergejolak sehingga membuat rupiah terdepreasi. Seluruh negara merasakan pelemahan nilai mata uang mereka.

"Mengenai rupiah, kita tidak melihat rupiah berdiri sendiri. Rupiah juga harus dibandingkan dengan berbagai mata uang dunia. Kalau kita ambil patokannya Januari atau Desember 2013, rupiah terdeprisiasi paling kecil. Jadi, Malaysia dengan mata uang ringgit masih terdepriasi melemah jauh. Kemudian dolar Singapura dan yen juga melemah lebih jauh," ujarnya di Kantor Kemenko, Jakarta, Senin (15/12/2014).

Menurut Raden, USD menguat terhadap mata uang dunia lantaran terjadi pemulihan ekonomi. Belum lagi penciptaan lapangan kerja di Amerika Serikat sangat kokoh.

"Hal ini diperburuk dampak inflasi dan perekonomian AS yang sangat kuat. Itu yang mengakibatkan USD menguat di seluruh mata uang dunia, bukan cuma rupiah," jelasnya.

"Di sisi lain, inflasi di sana cukup rendah. Kenapa? Karena memang harga minyak dunia turun sehingga biaya mereka juga turun," tandasnya.

Pergerakan Rupiah terhadap USD

Tahun Rupiah/USD
Jun-97 2.350,00
Agt 1997 2.955,00
Nov-97 3.700,00
Des 1997 5.915,00
Jan-98 14.800,00
Feb-98 7.400,00
Apr-98 8.000,00
Jun-98 16.800,00
Jun-99 6.800,00
Okt 1999 6.500,00
Des 1999 7.900,00
Des 2000 9.725,00

Tahun Rupiah/USD
2001 10,265.00
2002 9,260.00
2003 8,570.00
2004 8,985.00
2005 9,705.00
2006 9,200.00
2007 9,125.00
2008 9,666.00
2009 9,447.00
2010 9,036.00
2011 9,113.00
2012 9,718.00
2013 12,250.00

(Baca: Masukan PDBI terkait Kebijakan Rupiah)
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
ORI, Simbol Kemerdekaan...
ORI, Simbol Kemerdekaan Negara
10 Negara Ini Pernah...
10 Negara Ini Pernah Melakukan Redenominasi, Bisa Jadi Contoh Indonesia
Bukan Rupiah, Berikut...
Bukan Rupiah, Berikut Ini 5 Mata Uang Tertua di Indonesia
Rupiah Babak Belur dalam...
Rupiah Babak Belur dalam Sepekan, Sentuh Level Rp16.750 per Dolar AS
Pelemahan Rupiah Masih...
Pelemahan Rupiah Masih Lanjut, Hari Ini Jadi Rp16.788 per Dolar AS
Rupiah Rontok di Tengah...
Rupiah Rontok di Tengah Perang AS-Iran, Hari Ini Sentuh Rp16.872 per Dolar AS
Berita Terkini
B50 Mulai Berjalan 1...
B50 Mulai Berjalan 1 Juli 2026, Harga Solar Dipastikan Tidak Berubah
20 menit yang lalu
IHSG Babak Belur Jelang...
IHSG Babak Belur Jelang Akhir Pekan, Sesi Siang Ditutup Ambruk 2,73% ke 5.835
1 jam yang lalu
Kepuasan Peserta TASPEN...
Kepuasan Peserta TASPEN Terus Membaik, Catat Rekor Positif Sejak Empat Tahun Lalu
1 jam yang lalu
Manjakan Nasabah Premium,...
Manjakan Nasabah Premium, BRI dan Visa Luncurkan Kartu Kredit Infinite dengan Fasilitas Kelas Dunia
3 jam yang lalu
JEC Eye Hospitals &...
JEC Eye Hospitals & Clinics Raih Marketeers OMNI Brands of the Year 2026
3 jam yang lalu
Kolaborasi Strategis...
Kolaborasi Strategis Pegadaian dan Pupuk Kaltim: Langkah Nyata Menuju Indonesia Emas
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved