Dua Faktor Penyebab Rupiah Ambruk

Selasa, 16 Desember 2014 - 16:42 WIB
Dua Faktor Penyebab...
Dua Faktor Penyebab Rupiah Ambruk
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro menjelaskan, terdapat dua faktor yang menyebabkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika (USD) ambruk, yaitu eksternal dan internal.

Dia menyebutkan, faktor eksternal datang dari kebijakan bank sentral Amerika Serikat (The Federal Reserve/Fed) yang masih belum diketahui kapan akan menaikkan tingkat suku bunga acuannya (Fed Fund Rate).

"Pertanyaannya kapan dan seberapa besar. Nah, itu sudah menjadi sentimen yang akan pasti mempengaruhi nilai rupiah. Artinya, hal ini akan memperkuat dolar (USD) dan pasti akan memperlemah rupiah. Ini kondisi dasar sampai nanti Amerika menyelesaikan semua proses normalisasi kebijakan moneter," terang Bambang di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (16/12/2014).

Dia menyebutkan, mengenai kondisi domestik (interal) salah satunya terkait neraca transaksi berjalan (Current Account Deficit/CAD) Indonesia.

"Meskipun menuju perbaikan, kita lihat kuartal IV/2014 dibandingkan kuartal III/2014 dan kuartal III/2013, tetapi besarannya itu dianggap untuk emerging market seharusnya bisa lebih baik," ujarnya.

Dia menyebutkan, pada kuartal III/2014 defisit transaksi berjalan sekitar 3%. Dia berharap ada upaya untuk menurunkan defisit transaksi berjalan.

"Tapi itu artinya kondisi fundemantal domestik yang masih harus diperbaiki," jelas Bambang.

Selain dua faktor tersebut, terdapat pula faktor seasonal seperti yang terjadi terhadap nilai tukar rupiah belakangan ini, yaitu penguatan dolar terhadap hampir semua mata uang dunia.

"Nanti bisa dilihat datanya. Tapi gampangnya adalah kita juga melihat rupiah terhadap mata uang yang bukan USD," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
20 menit yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
46 menit yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
52 menit yang lalu
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
1 jam yang lalu
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
1 jam yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
1 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved