Tax Amnesty Harus Dibarengi Reformasi Ditjen Pajak

Rabu, 17 Desember 2014 - 14:01 WIB
Tax Amnesty Harus Dibarengi...
Tax Amnesty Harus Dibarengi Reformasi Ditjen Pajak
A A A
JAKARTA - Rencana pemerintah untuk menerapkan kebijakan tax amnesty atau pengampunan pajak harus diikuti oleh reformasi Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak secara menyuluruh.

Pengamat Perpajakan Universitas Indonesia (UI) Darussalam menilai, langkah pemerintah untuk melaksanakan tax amnesty akan gagal jika tidak diikuti pembenahan sistem atau reformasi di Ditjen Pajak.

"Efektivitas akan berhasil jika sanksi tegas diberlakukan paska diberlakukannya tax amnesty. Ke depan Ditjen Pajak semestinya memiliki sistem administrasi pajak yang baik, sehingga mudah memdeteksi wajib pajak yang mangkir," jelasnya di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (17/12/2014).

Dia menuturkan, jika negara melakukan tax amnesty, maka negara harus memperkuat Ditjen Pajak. Beberapa pengalaman di beberapa negara, tax amnesty gagal karena sistem perpajakan tidak direformasi secara menyeluruh yang berujung pada ketidakpuasan wajib pajak.

‎Beberapa negara pernah melakukan tax amnesty, meski begitu tidak semua berakhir manis. Salah satu contoh sukses pelaksanaan tax amnesty dilakukan oleh Italia.
Sejak 1900, Italia telah melakukan 53 tax amnesty yang berakhir sukses. Sementara, Perancis gagal melaksanakan tax amnesty akibat tidak didukung wajib pajak.

"Sementara, Indonesia hanya dua kali. Pada 1984 dan 2008. Namun pada 2008 peningkatannya tidak seperti diharapkan. Ini disebabkan karena ketika sunset selesai tidak ada langkah lanjutan," pungkas Darussalam.

(Baca: Pengamat: Tax Amnesty Perlu Dilakukan)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ditjen Pajak Ungkap...
Ditjen Pajak Ungkap 59,3 Juta Wajib Pajak Sudah Padankan NIK Menjadi NPWP
Korupsi Ditjen Pajak,...
Korupsi Ditjen Pajak, Menkeu Bebas Tugaskan Pejabat Ditjen Pajak
Tiba di KPK, Kepala...
Tiba di KPK, Kepala Kantor Pajak Madya Jaktim Wahono Saputro Bungkam
Kasus Suap Pajak, Ditjen...
Kasus Suap Pajak, Ditjen Imigrasi Cegah 2 ASN Ditjen Pajak
Kanwil DJP Sulselbartra...
Kanwil DJP Sulselbartra Masifkan Kampanye Simpatik PPS
20 Tahun Tak Pernah...
20 Tahun Tak Pernah Naik, Bea Meterai Jadi 10 Ribu
Berita Terkini
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
1 jam yang lalu
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
2 jam yang lalu
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
2 jam yang lalu
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
2 jam yang lalu
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
3 jam yang lalu
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
4 jam yang lalu
Infografis
5 Manfaat Salat Tarawih...
5 Manfaat Salat Tarawih bagi Kesehatan yang Harus Diketahui
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved