Rupiah Baru Akan Kembali Normal Tahun Depan

Rabu, 17 Desember 2014 - 18:06 WIB
Rupiah Baru Akan Kembali...
Rupiah Baru Akan Kembali Normal Tahun Depan
A A A
JAKARTA - Intervensi Bank Indonesia (BI) bersama pemerintah menjaga kestabilan kurs rupiah yang hampir menyentuh level Rp13.000/USD sangat diperlukan. Rupiah kemungkinan baru akan bangkit pada awal tahun depan.

"Intervensi BI ibarat save by the bell, kita lihat saja dampaknya hingga akhir tahun. Jika melihat situasional rupiah mungkin ada perbaikan," kata Ekonom Stanchart Indonesia Eric Sugandi dalam "Economic Review 2014 dan Oulook 2015" di Hotel Mandarin, Rabu (17/12/2014).

Dia menilai kondisi cadev (cadangan devisa) di Bank Indonesia sebesar USD111,1 miliar masih mampu menjaga kestabilan nilai tukar rupiah melalui intervensi pasar.

Menurut Eric, depresiasi rupiah masih sejalan dengan depresiasi mata uang di negara lain. Selain itu, pelemahan kurs dinilai masih bersifat situasional.

Dia menyayangkan pernyataan rupiah sebagai mata uang sampah dari salah satu media asing. Seharusnya masyarakat memahami mata uang rupiah merefleksikan kekuatan fundamental ekonomi meski kurs sedikit melemah.

Eric optimis segala kebijakan otoritas moneter bersama pemerintah mampu mengembalikan rupiah menguat seperti semula.

Dia memperkirakan penguatan rupiah akan terjadi di awal hingga pertengahan Januari 2015 di kisaran Rp 11.500-11.900 per USD.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
2 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
2 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
2 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
Prodi Paling Banyak...
Prodi Paling Banyak Dibutuhkan Selama 5 Tahun ke Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved