Target Mansek Menjamin 10 Perusahaan IPO Meleset
Rabu, 17 Desember 2014 - 18:37 WIB
Target Mansek Menjamin 10 Perusahaan IPO Meleset
A
A
A
JAKARTA - Target PT Mandiri Sekuritas (Mansek) untuk menjadi penjamin emisi (underwriter) 10 perusahaan yang akan melepaskan saham perdanannya ke publik (initial public offering/IPO) meleset, karena kondisi pasar.
Direktur Investment Banking Mandiri Sekuritas Iman Rachman mengatakan, dari target 10 perusahaan yang dilepas saham perdananya ke publik, baru terealisasi dua yaitu PT Wika Beton Tbk dan PT Soechi Lines Tbk.
Sementara, satu perusahaan lagi baru bisa terealisasi pada akhir tahun ini.
"Karena kondisi market jadi ada beberapa yang ditunda tahun depan, setelah Pemilu atau pada Juli baru banyak yang IPO," katanya di Restoran Dapur Sunda, Pacific Place, Jakarta, Rabu (17/12/2014).
Dari pencapaian penjaminan emisi hingga saat ini, sebesar Rp7,5 triliun berasal dari IPO dan placement.
"Untuk mengganti perusahaan IPO yang size-nya kecil kita placement tiga perusahaan yaitu Garuda Indonesia, Telkom dan XL Axiata. Jadi rinciannya emisi IPO sebesar Rp2,5 triliun dan placement Rp5 triliun totalnya Rp7,5 triliun," jelasnya.
Terkait target emisi pada tahun depan, Direktur Utama Mandiri Sekuritas Abiprayadi Riyanto menyatakan, perseroan optimis mampu menangani delapan penjaminan emisi yang terkait dengan saham dan 20 terkait obligasi, dengan nilai keseluruhan mencapai Rp11 triliun sampai Rp12 triliun.
Adapun, target nasabah ritel juga diharapkan bisa naik hampir dua kali lipat menjadi 75.000 dari posisi saat ini 36.000.
"Kalau untuk tahun ini kita sudah dapat 46 mandat dari 43 perusahaan, nilainya mencapai Rp11,4 triliun dari target Rp12 triliun," kata dia.
Abi menjelaskan, posisi Mandiri Sekuritas yang saat ini ada di peringkat empat ditargetkan bisa naik ke posisi tiga dengan pangsa pasar di atas 5%.
Saat ini transaksi rata-rata harian mencapai Rp540 miliar, naik dari tahun lalu Rp481 miliar. Di mana, 55% adalah klien institusional dan 45% investor ritel.
Direktur Investment Banking Mandiri Sekuritas Iman Rachman mengatakan, dari target 10 perusahaan yang dilepas saham perdananya ke publik, baru terealisasi dua yaitu PT Wika Beton Tbk dan PT Soechi Lines Tbk.
Sementara, satu perusahaan lagi baru bisa terealisasi pada akhir tahun ini.
"Karena kondisi market jadi ada beberapa yang ditunda tahun depan, setelah Pemilu atau pada Juli baru banyak yang IPO," katanya di Restoran Dapur Sunda, Pacific Place, Jakarta, Rabu (17/12/2014).
Dari pencapaian penjaminan emisi hingga saat ini, sebesar Rp7,5 triliun berasal dari IPO dan placement.
"Untuk mengganti perusahaan IPO yang size-nya kecil kita placement tiga perusahaan yaitu Garuda Indonesia, Telkom dan XL Axiata. Jadi rinciannya emisi IPO sebesar Rp2,5 triliun dan placement Rp5 triliun totalnya Rp7,5 triliun," jelasnya.
Terkait target emisi pada tahun depan, Direktur Utama Mandiri Sekuritas Abiprayadi Riyanto menyatakan, perseroan optimis mampu menangani delapan penjaminan emisi yang terkait dengan saham dan 20 terkait obligasi, dengan nilai keseluruhan mencapai Rp11 triliun sampai Rp12 triliun.
Adapun, target nasabah ritel juga diharapkan bisa naik hampir dua kali lipat menjadi 75.000 dari posisi saat ini 36.000.
"Kalau untuk tahun ini kita sudah dapat 46 mandat dari 43 perusahaan, nilainya mencapai Rp11,4 triliun dari target Rp12 triliun," kata dia.
Abi menjelaskan, posisi Mandiri Sekuritas yang saat ini ada di peringkat empat ditargetkan bisa naik ke posisi tiga dengan pangsa pasar di atas 5%.
Saat ini transaksi rata-rata harian mencapai Rp540 miliar, naik dari tahun lalu Rp481 miliar. Di mana, 55% adalah klien institusional dan 45% investor ritel.
(izz)
Lihat Juga :