Ini Saran BEI untuk Investor Pemula Pasar Modal

Senin, 22 Desember 2014 - 16:48 WIB
Ini Saran BEI untuk...
Ini Saran BEI untuk Investor Pemula Pasar Modal
A A A
JAKARTA - Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Friderica Widyasari Dewi menyarankan, investor pemula sebaiknya menanamkan dananya dalam bentuk reksa dana.

Selanjutnya, setelah investor telah memahami saham, bisa mencoba untuk investasi ke saham.

"Kejelian dan mampu membaca situasi ke depan sangat diperlukan ketika seseorang ingin mencoba menjadi investor di pasar modal. Namun, sebelum terjun ke pasar saham, investor diharapkan terlebih dahulu membeli produk reksa dana," ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Senin (22/12/2014).

Selain itu, dia menuturkan, investor harus memahami istilah pasar modal untuk membantunya berinvestasi di pasar modal.

"Investor harus familiar dulu dengan istilah-istilah pasar modal dan perhatikan manajer investasi membeli saham apa yang ada di reksa dana tersebut. Kalau sudah tahu saham yang baik, kemudian masuk," katanya.

Dia menambahkan, dana yang diperlukan untuk masuk ke pasar saham tidak mahal saat ini dibandingkan beberapa tahun lalu, yang memerlukan modal awal sebesar Rp50 juta.

"Sekarang bisa Rp100 ribu sudah bisa membeli saham. Dana tersebut, kemudian dikelola oleh manajer investasi ke dalam portofolio investasi, baik berupa saham, obligasi, pasar uang ataupun efek lainnya," pungkasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BEI Tutup Kode Domisili...
BEI Tutup Kode Domisili Investor, Intip Penjelasannya!
Daftar 10 Emiten Ini...
Daftar 10 Emiten Ini Disuspensi BEI selama 1 Tahun
Grand Launching ASEAN...
Grand Launching ASEAN Investment Challenge 2023
Besok 5 Perusahaan Ini...
Besok 5 Perusahaan Ini Berebutan Cari Duit di Pasar Modal
Rapor Bursa Sepekan,...
Rapor Bursa Sepekan, Kapitalisasi Pasar Naik Jadi Rp9.563 Triliun
Melantai Perdana di...
Melantai Perdana di Bursa, Saham PT Segar Kumala Indonesia Melonjak 24,74 Persen
Berita Terkini
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
1 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
3 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
4 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
4 jam yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
6 jam yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
7 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved