Jokowi Minta Bawahan Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Selasa, 23 Desember 2014 - 16:13 WIB
Jokowi Minta Bawahan Dukung Pertumbuhan Ekonomi
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta bawahannya saling mendukung dalam mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 7% pada tiga tahun ke depan
Hal itu disampaikannya dalam pertemuan dengan Gubernur BI Agus Martowardojo, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menko Perekonomian Sofyan Djalil dan Kepala OJK Mulyaman Hadad.
Presiden Jokowi mengatakan, pertemuan itu membahas masalah pertumbuhan ekonomi ke depan. Dia berharap semua pihak tetap saling mendukung.
"Setiap tahun kita ingin ada pertumbuhan ekonomi yang lebih baik, paling tidak tiga tahun ke depan ada pertumbuhan di atas 7%," ujar Jokowi di Komplek Istana, Jakarta, Selasa (23/12/2014).
Dia mengatakan, pemerintah tidak memasang target terlalu tinggi terpenting ekonomi terus tumbuh. "Kita realistis tidak usah target yang terlalu tinggi, tapi dalam tiga tahun ini bisa," tegasnya.
Jokowi meminta pengerjaan proyek dilakukan di awal tahun. Sebab, serapan anggaran ikut menentukan. Jokowi menilai saat ini ruang fiskal sudah semakin baik.
"Kalau kita melihat program yang berkaitan dengan infrastuktur, jalan tol, kereta api, waduk-waduk kalau cepat dimulai awal tahun ini akan memberikan triger pertumbuhan ekonomi yang ada," tegasnya.
Hal itu disampaikannya dalam pertemuan dengan Gubernur BI Agus Martowardojo, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menko Perekonomian Sofyan Djalil dan Kepala OJK Mulyaman Hadad.
Presiden Jokowi mengatakan, pertemuan itu membahas masalah pertumbuhan ekonomi ke depan. Dia berharap semua pihak tetap saling mendukung.
"Setiap tahun kita ingin ada pertumbuhan ekonomi yang lebih baik, paling tidak tiga tahun ke depan ada pertumbuhan di atas 7%," ujar Jokowi di Komplek Istana, Jakarta, Selasa (23/12/2014).
Dia mengatakan, pemerintah tidak memasang target terlalu tinggi terpenting ekonomi terus tumbuh. "Kita realistis tidak usah target yang terlalu tinggi, tapi dalam tiga tahun ini bisa," tegasnya.
Jokowi meminta pengerjaan proyek dilakukan di awal tahun. Sebab, serapan anggaran ikut menentukan. Jokowi menilai saat ini ruang fiskal sudah semakin baik.
"Kalau kita melihat program yang berkaitan dengan infrastuktur, jalan tol, kereta api, waduk-waduk kalau cepat dimulai awal tahun ini akan memberikan triger pertumbuhan ekonomi yang ada," tegasnya.
(dmd)
Lihat Juga :