Kertas Leces Transformasi Bisnis ke Kertas Berharga

Rabu, 24 Desember 2014 - 14:14 WIB
Kertas Leces Transformasi...
Kertas Leces Transformasi Bisnis ke Kertas Berharga
A A A
JAKARTA - PT Kertas Leces (Persero) berencana melakukan tranformasi bisnis dari perusahaan produksi kertas menjadi perusahaan memproduksi kertas berharga.

Direktur Utama Kertas Leces Budi Kusmarwoto mengatakan, melalui lini bisnis produksi kertas sekuriti, perseroan berharap memperoleh pendapatan. Sebagai catatan, perseroan mengalami kerugian pada 2013 sebesar Rp135,14 miliar.

"Secara bertahap, perseroan akan mengurangi ketergantungan pada produk konvensional menjadi kertas berharga. Ini merupakan transformasi bisnis perusahaan," kata Budi dalam jumpa persnya di Kementerian BUMN, Rabu (24/12/2014).

Menurut dia, kertas konvensional seperti kertas budaya dan kertas industri kapasitas terpasangnya hanya 180 ribu per ton. Artinya, hanya sekitar 2% dari total kapasitas secara nasional.

"Produksi kertas bernilai tinggi secara bertahap akan mengurangi ketergantungan pada produk konvensional yang tidak banyak menghasilkan keuntungan," paparnya.

Untuk mencapai hal tersebut, perseroan memutuskan untuk meningkatkan nilai bisnis Kertas Leces secara bertahap memasuki kertas sekuriti dan kertas berharga berbasis non-kayu.

Menurut Budi, Kertas Leces akan memilih produk yang memberikan keuntungan tinggi, seperti diversifikasi produk ke pulp rice straw yang berbahan baku jerami. Harganya mencapai USD2.000 sekitar Rp25 juta (kurs Rp12.500) per ton.

Produk itu sangat menguntungkan dibandingkan kertas dari bahan baku kayu yang nilainya USD650 atau sekitar Rp8,13 juta per ton. Perseroan juga memanfaatkan abaca yang nilai penjualannya mencapai USD4.000 atau sekitar Rp50 juta per ton.

"Abaca ini menghasilkan kertas teh, trafo juga, itu kan ada kumparan untuk kertas uang, filter oli di mobil atau motor, dashboard mobil, untuk bank notes juga," pungkasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Diduga Korsleting Listrik,...
Diduga Korsleting Listrik, Gudang PT Kertas Leces Terbakar
Bawa Nenek-nenek untuk...
Bawa Nenek-nenek untuk Curi Mobil, 3 Pelaku Keder Dihadang dan Mendengar Suara Tembakan di Tol Leces
Torehan Laba Emiten...
Torehan Laba Emiten Produsen Kertas Ini Memudar di Tahun 2020
Beli Ketel Uap Ramah...
Beli Ketel Uap Ramah Lingkungan, Produsen Tisu dan Kertas Surabaya Anggarkan USD10 Juta
Nilai Kemitraan Usaha...
Nilai Kemitraan Usaha Besar dan UMKM Capai Rp3,9 T, Tjiwi Kimia Terus Beri Dukungan
Perusahaan Tisu Ini...
Perusahaan Tisu Ini Incar Penjualan Rp2,6 Triliun di 2021
Berita Terkini
HUT ke-14, JustMarkets...
HUT ke-14, JustMarkets Bagi-bagi Emas Batangan dan Total Hadiah USD50.000+
1 jam yang lalu
10 Rute Penerbangan...
10 Rute Penerbangan Internasional Tersibuk di Dunia, Jakarta-Singapura Masuk Daftar
1 jam yang lalu
PT IIM Buktikan Konsistensi...
PT IIM Buktikan Konsistensi Kinerja Historis dan Dampak Sosial di Tengah Volatilitas Pasar
10 jam yang lalu
Membaca Pola Pelemahan...
Membaca Pola Pelemahan Rupiah, DEN Prediksi Kurs Melandai pada Juli 2026
11 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
11 jam yang lalu
Pengembangan Bioenergi...
Pengembangan Bioenergi Berpotensi Serap 150 Ribu Tenaga Kerja
11 jam yang lalu
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved