Pengemplang Pajak Banyak dari Wajib Pajak Badan

Minggu, 28 Desember 2014 - 18:18 WIB
Pengemplang Pajak Banyak...
Pengemplang Pajak Banyak dari Wajib Pajak Badan
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo mengatakan bahwa pengemplang pajak saat ini banyak berasal dari wajib pajak (WP) badan.

Beberapa lagi memang masih banyak dan sifatnya merata. Untuk saat ini, jumlah penunggak pajak mencapai sekitar 487.

"Masih ada beberapa lagi, saya lupa. Tapi saya rasa itu merata di semua sektor ada ya. Sifatnya menyeluruh malah. Itu kita lihat sudah lama memang, ada sekitar 487 penunggak pajak, itu yang sekarang," ujar dia di Jakarta, Minggu (28/12/2014)

Yustinus menyebutkan, untuk mengatasi penunggak pajak yang berpotensi menjadi pengemplang pajak, pemerintah baru harus melakukan tindakan pencegahan dan pemblokiran saja di awal.

"Itu langkah awal memang. Itu untuk menciptakan efek takut saja saya kira. Tapi kalau tidak ada langkah-langkah lanjutan yang sifatnya continue, saya kira berat karena berat kalau mengurus pajak ini. Ada pemeriksaan, ada utang baru, nah ke depannya harus jelas," ujar Yustinus.

Untuk ke depan, menurut Yustinus, harus diadakan audit khusus untuk tindakan para penunggak pajak guna mengantisipasi bertambahnya jumlah pengemplangan pajak di tanah Air.

"Misalnya, ketika saya meriksa perusahaan, saya harus periksa penanggungnya juga, direksi komisarisnya siapa, latar belakangnya bagaimana, asetnya berapa dan apa saja. Jadi ketika terjadi utang pajak, bisa langsung eksekusi. Kalau kita mesti cari satu-satu tapi di awal kita tidak gerak cepat, itu akan lama," tandasnya.

(Baca: Soal Pajak, Indonesia Masih Jadi "Anak Bawang")
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aksi Menuntut Reformasi...
Aksi Menuntut Reformasi Pegawai Pajak
Diskon Pajak Mobil Baru...
Diskon Pajak Mobil Baru Berlaku Mulai 1 Maret 2021
Negara yang Kaya Tanpa...
Negara yang Kaya Tanpa Memungut Pajak dari Rakyatnya
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Kapolri: Polri akan...
Kapolri: Polri akan Kawal Kepatuhan Wajib Pajak untuk Bayar Pajak
Adaro Raih Penghargaan...
Adaro Raih Penghargaan Wajib Pajak
Berita Terkini
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
25 menit yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
50 menit yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
56 menit yang lalu
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
1 jam yang lalu
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
1 jam yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved