IHSG Berpotensi Bertahan di Zona Hijau

Senin, 29 Desember 2014 - 08:19 WIB
IHSG Berpotensi Bertahan...
IHSG Berpotensi Bertahan di Zona Hijau
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan memiliki potensi untuk bertahan di zona hijau jelang tutup tahun.

Kepala Riset PT Woori Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, IHSG akan membentuk pola shooting star di atas area middle bollinger band (MBB). MACD kembali mencoba membentuk golden cross meski terbatas dengan histogram negatif yang memendek. RSI, Stochastic, dan William’s %R mencoba melanjutkan kenaikan.

Dia memperkirakan, IHSG akan berada pada rentang support 5.135-5.155 dan resisten 5.172-5.188. Sementara laju IHSG akhir pekan lalu mampu melampaui area target resisten 5.155-5.164 dan juga mampu bertahan di atas target support 5.120-5.129.

Menurut dia, libur Natal dan menjelang akhir tahun 2014, laju IHSG sedang dijaga untuk mempertahankan momentum kenaikannya. Terlihat meski aksi jual asing masih ada dan utang gap terdekat 5.113-5.127 belum tertutupi, namun laju IHSG tetap menguat.

"Diharapkan laju kenaikan ini dapat bertahan hingga penutupan akhir tahun," ujarnya di Jakarta, Senin (29/12/2014).

Adapun laju IHSG jelang libur Natal lalu mampu bertahan di zona positif. Terlihat meski aksi jual asing masih ada dan utang gap terdekat 5.113-5.127 belum tertutupi, namun laju IHSG tetap menguat.

"Diharapkan laju kenaikan ini dapat bertahan hingga penutupan akhir tahun," imbuh Reza.

Masih positifnya laju bursa saham AS dan Eropa yang dibarengi dengan penguatan bursa saham Asia memberikan aura positif. Positifnya laju saham-saham perdagangan, perkebunan, dan masih positifnya dukungan beberapa saham second liner turut membantu hijaunya IHSG.

Meskipun laju rupiah masih melanjutkan pelemahannya dan masih berlanjutnya aksi jual asing juga tidak menghalangi hijaunya laju IHSG. Masih adanya perlawanan dari volume beli hingga mampu terdorong positif membuat IHSG bertahan di atas utang gap 5.113-5.127.

Adapun transaksi asing tercatat nett sell dari net sell Rp199,32 miliar menjadi net sell Rp2,79 triliun.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Tidak Terbendung,...
IHSG Tidak Terbendung, Pagi Ini Dibuka Terus Menguat ke Level 6.018
Lanjutkan Penguatan...
Lanjutkan Penguatan di Pagi Hari, IHSG Sentuh Level 6.085
Bergerak Dua Arah, IHSG...
Bergerak Dua Arah, IHSG Akhir Pekan Ditutup Melemah ke Level 6.104
Suku Bunga Acuan BI...
Suku Bunga Acuan BI Bakal Dirilis, Ramalan IHSG Bergerak Terbatas
IHSG Kehabisan Tenaga,...
IHSG Kehabisan Tenaga, Terkoreksi 2,38 Poin di Akhir Sesi
IHSG Punya Kekuatan...
IHSG Punya Kekuatan Sultan, Mendekati Level 6.200
Berita Terkini
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
38 menit yang lalu
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
10 jam yang lalu
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
10 jam yang lalu
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
10 jam yang lalu
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
10 jam yang lalu
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
11 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved