RI-Malaysia Kerja Sama Integrasi Keuangan ASEAN

Rabu, 31 Desember 2014 - 11:59 WIB
RI-Malaysia Kerja Sama...
RI-Malaysia Kerja Sama Integrasi Keuangan ASEAN
A A A
JAKARTA - Indonesia melalui Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan kerja sama resiprokal perbankan dengan Malaysia dalam kerangka ASEAN Banking Integration Framework (ABIF).

Direktur Departemen Kebijakan Makro Prudensial BI Yati Kurniati menuturkan, kerja sama ini dimaksudkan untuk mendorong percepatan integrasi keuangan di kawasan Asia Tenggara (ASEAN) pada 2015.

"Ini lebih seperti pedoman mengenai proses integrasi, serta prinsip yang menjadi dasar integrasi perbankan ASEAN. Kendati begitu, integrasi tidak bisa langsung dilakukan, harus prudent dan berdasarkan prinsip kehati-hatian supaya negara di ASEAN bisa merasakan manfaat. Karena itu, harus ada prinsip yang harus dipenuhi," kata Yati di Gedung BI, Jakarta, Rabu (30/12/2014).

Kerangka kerja sama ABIF ini bertujuan menyediakan akses pasar dan keleluasaan beroperasi bagi Qualified ASEAN Banks (QAB) di negara-negara ASEAN, sehingga tidak semua bank bisa masuk.

"‎ABIF guideline ini sudah 3 tahun terakhir kita bicarakan bersama di antara negara-negara ASEAN hingga akhirnya disusun pedoman yang bisa diikuti oleh 10 negara ASEAN. Saat ini, ABIF guideline disusun multilateral, tahapan selanjutnya bilateral," tutur dia.

Lebih lanjut Yati menegaskan bahwa hanya‎ bank-bank yang kuat permodalannya, berdaya tahan tinggi, dan dikelola dengan baik yang dapat dijadikan kandidat QAB.

"Ada syarat yang harus dipenuhi oleh bank asli negara ASEAN untuk dapat dikatakan sebagai kandidat. Tidak harus bank negara, tapi bank nasional yang di ASEAN, dia harus kuat permodalannya, berdaya tahan tinggi dan dikelola dengan baik. Dia juga menerapkan prinsip prudensial yang sesuai dengan standar internasional," tutur Yati.

"Bank yang memenuhi kualifikasi ini diharapkan jadi pendorong investasi di wilayah ASEAN untuk mendukung MEA 2015," tandasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hati-Hati, Nasabah Perbankan...
Hati-Hati, Nasabah Perbankan Rentan jadi Korban Kejahatan Social Engineering
Pertemuan Tahunan Perbankan...
Pertemuan Tahunan Perbankan Syariah 2024
Dana Nasabah Raib, Sistem...
Dana Nasabah Raib, Sistem Keamanan Perbankan Dipertanyakan
Lewat Media Dongeng...
Lewat Media Dongeng Perbankan, JMI Berikan Donasi Pendidikan Masyarakat Pesisir di SDN Tanjung Burung Kabupaten Banten
Bagaimana Kinerja Perbankan...
Bagaimana Kinerja Perbankan Dua Kuartal ke Depan?, Nih Hitung-hitungannya
Cermat Dalam Memilih...
Cermat Dalam Memilih Aplikasi Perbankan
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
1 jam yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
1 jam yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
2 jam yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
2 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Pengangguran Terbanyak di ASEAN, Indonesia Urutan Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved