Awal Tahun, IHSG Diprediksi Reli

Jum'at, 02 Januari 2015 - 08:13 WIB
Awal Tahun, IHSG Diprediksi...
Awal Tahun, IHSG Diprediksi Reli
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal tahun ini diperkirakan mampu kembali melanjutkan penguatannya di tengah melemahnya sejumlah bursa saham Asia.

Laju IHSG masih dimungkinkan kembali melanjutkan penguatan dengan asumsi pelaku pasar tidak banyak melakukan aksi profit taking massif di tengah minimnya waktu perdagangan dan data-data makro yang nantinya dapat memberikan sentiment positif.

Kepala Riset PT Woori Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, IHSG akan membentuk pola Three white soldier dekati area upper bollinger band (UBB ). MACD berhasil membentuk golden cross meski terbatas dengan histogram positif yang memanjang. RSI, Stochastic, dan William’s %R kembali melanjutkan kenaikan.

"Meski Indonesia masih dirundung duka jelang akhir tahun atas berbagai tragedi musibah yang terjadi namun, tidak menghalangi riuh suasana penutupan IHSG di akhir tahun ini yang mampu berakhir di zona hijau," ujarnya di Jakarta, Jumat (2/1/2015).

Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 5.170-5.193 dan resisten 5.237-5.250. Laju IHSG kemarin mampu melampaui area target resisten (5.187-5.200) dan juga mampu bertahan di atas target support (5.135-5.155).

"Eforia pelaku pasar pun terlihat di mana laju IHSG melonjak jelang akhir penutupan, sehingga mampu melampaui target pencapaian kami di 5.200. Di mana sebelumnya banyak yang tidak begitu yakin dengan perkiraan tersebut," kata Reza.

Tampaknya pelaku pasar yang masih bertahan di IDX, masih melakukan upaya pembelian untuk menjaga laju IHSG untuk dapat bertahan di zona hijaunya.

Bahkan transaksi asing yang berbalik mencatatkan pembelian bersih, penguatan rupiah, hingga positifnya saham-saham perdagangan, perkebunan, aneka industry, dan beberapa saham 2nd liner turut membantu terwujudnya penutupan IHSG di teritori positif.

Keinginan untuk dapat menutup perdagangan di teritori positif mampu membuat IHSG melupakan untuk sementara waktu utang gap-nya di level 5.059-5.076 dan 5.113-5.125. Adapun transaksi asing tercatat nett buy (dari net sell Rp84,08 miliar menjadi net buy Rp2,5 triliun).
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pembatasan Aktivitas...
Pembatasan Aktivitas Diambil Pemerintah, IHSG Ditutup Ambruk 1,17%
181 Saham Melemah Seret...
181 Saham Melemah Seret IHSG di Awal Sesi ke Level 6.083
Kenaikan IHSG Jangka...
Kenaikan IHSG Jangka Pendek, Berpotensi Bergerak di Kisaran 5.944-6.202
Borong 5 Saham Ini di...
Borong 5 Saham Ini di Tengah Tren Menghijau IHSG
IHSG Balik Perkasa Pagi...
IHSG Balik Perkasa Pagi Ini, Dibuka Sentuh Level 6.115
Wow! IHSG Akhir Pekan...
Wow! IHSG Akhir Pekan Tembus Level 6.208
Berita Terkini
Industri Keramik Tertekan,...
Industri Keramik Tertekan, Concord Industry Minta Harga Gas Lebih Kompetitif
5 menit yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
54 menit yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
1 jam yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
4 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
6 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
7 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved