Peran BP Batam Kelola Kawasan FTZ Dinilai Minim

Sabtu, 03 Januari 2015 - 10:35 WIB
Peran BP Batam Kelola...
Peran BP Batam Kelola Kawasan FTZ Dinilai Minim
A A A
BATAM - Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Kota Batam, Eko Firman mengatakan, peran Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas (BP Batam) sebagai lembaga pengelola FTZ (free trade zone) dalam mendorong sektor riil masih minim.

BP Batam dinilai terlalu fokus memerankan lembaga birokrasi perizinan sehingga belum merefleksikan pendewasaan lembaga pemerintah yang seharusnya ikut mendorong sektor UKM di dalam negeri sebagai dimensi baru FTZ.

Menurutnya, pengelolaan kawasan FTZ bagi UKM dalam negeri di kawasan ini belum merefleksikan dukungan untuk sektor tersebut guna mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Batam.

"Ke depan peran BP Batam harus bisa menyentuh sektor riil. Mungkin bisa berperan ke arah UKM dan ke masyarakat," ujar Eko, Jumat (2/1/2014).

Dia menyebutkan, BP Batam bisa membangun kawasan khusus industri untuk klusterisasi UKM atau IKM dalam negeri. Penyediaan kawasan khusus itu bisa mendukung pertumbuhan industri kecil sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kota Batam.

Adapun jenis UKM tersebut bisa berbentuk industri pendukung bagi industri utama yang ada di kawasan ini. Sehingga, lokasinya pun bisa berdekatan dengan kawasan industri atau lokasi pabrik sebagai lokasi penyangga industri utama.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dua Kawasan Ekonomi...
Dua Kawasan Ekonomi Khusus Batam Beroperasi Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Perkuat Sektor Ekonomi...
Perkuat Sektor Ekonomi Kreatif
Batam Andalkan Olaharganya...
Batam Andalkan Olaharganya Tiger Woods untuk Dongkrak Ekonomi
Wisatawan Asing Mulai...
Wisatawan Asing Mulai Kunjungi Batam
Pembukaan Perbatasan...
Pembukaan Perbatasan Batam-Singapura Dorong Pemulihan Pariwisata dan Ekonomi
Ekonomi Batam 2023 Tumbuh...
Ekonomi Batam 2023 Tumbuh Melebihi Nasional, Berikut Faktor Penopangnya!
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
1 jam yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
1 jam yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
1 jam yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
2 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Tetap Pakai...
10 Negara Tetap Pakai Iron Dome Meski Dinilai Kurang Efektif
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved