Seleksi Dirjen Pajak Bocor, DPR Minta Jokowi Tinjau Ulang
Sabtu, 03 Januari 2015 - 02:04 WIB
Seleksi Dirjen Pajak Bocor, DPR Minta Jokowi Tinjau Ulang
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Gus Irawan Pasaribu kaget atas bocornya data seleksi direktur jenderal (dirjen) pajak yang ramai diperbincangkan banyak pihak. Sebab itu, dia meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meninjau ulang.
"Kok seperti itu ya? Ini sangat keterlaluan. Pemerintah harus segera meninjau ulang sistem seleksi yang sekarang dan kalau perlu segera mengadakan seleksi lagi dengan sistem yang lebih transparan dan akuntabel," ujarnya di Jakarta, Jumat (2/1/2015).
Menurut Irawan, jangan sampai masyarakat menertawakan pemerintah. panitia seleksi (pansel) harus fair. "Kalau seseorang nilainya bagus, ya itu yang harus diloloskan," katanya.
Sebelumnya, Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) kaget atas lolosnya beberapa calon tidak berkualitas yang mengikuti proses lelang dirjen pajak.
Ketua Koordinator Fitra, Ucok Sky Khadafi mengatakan, berdasarkan kolom penilaian yang didapatnya dari sumber Kementerian Keuangan (Kemenkeu), tujuh nama yang dipilih pansel tersebut didasari pada suka dan tidak suka..
"Ada kesan like and dislike jika melihat hasil penilaian dan nama-nama yang lolos calon dirjen pajak," tandasnya.
"Kok seperti itu ya? Ini sangat keterlaluan. Pemerintah harus segera meninjau ulang sistem seleksi yang sekarang dan kalau perlu segera mengadakan seleksi lagi dengan sistem yang lebih transparan dan akuntabel," ujarnya di Jakarta, Jumat (2/1/2015).
Menurut Irawan, jangan sampai masyarakat menertawakan pemerintah. panitia seleksi (pansel) harus fair. "Kalau seseorang nilainya bagus, ya itu yang harus diloloskan," katanya.
Sebelumnya, Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) kaget atas lolosnya beberapa calon tidak berkualitas yang mengikuti proses lelang dirjen pajak.
Ketua Koordinator Fitra, Ucok Sky Khadafi mengatakan, berdasarkan kolom penilaian yang didapatnya dari sumber Kementerian Keuangan (Kemenkeu), tujuh nama yang dipilih pansel tersebut didasari pada suka dan tidak suka..
"Ada kesan like and dislike jika melihat hasil penilaian dan nama-nama yang lolos calon dirjen pajak," tandasnya.
(dmd)
Lihat Juga :