OJK Segera Jelaskan Kententuan Asuransi AirAsia
Senin, 05 Januari 2015 - 14:22 WIB
OJK Segera Jelaskan Kententuan Asuransi AirAsia
A
A
A
JAKARTA - Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan NonBank Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Firdaus Djaelani segera menjelaskan ketentuan asuransi AirAsia pekan ini.
Hal ini untuk menghindari kesimpangsiuran masalah asuransi yang diperuntukkan bagi korban kecelakaan pesawat AirAsia.
"Kalau enggak besok, ya Rabu saya mau ketemu media untuk jelaskan masalah asuransi AirAsia supaya simpang siur ini selesai. Enggak bikin bingung," ujarnya di Jakarta, Senin (5/1/2015).
Firdaus melihat beberapa hari terakhir ini banyak beredar kabar yang beredar simpang siur terkait masalah siapa yang akan mengcover dan jumlahnya berapa.
"Saya kan lihat di google, banyak simpang siur masalah jumlah, siapa yang cover. Jadi, saya sudah kumpulkan, sudah ditanyakan masalahnya apa, kapan bisa bayar klaim, kalau tidak besok, ya Rabu saya sampaikan," ungkap dia.
Sejauh ini, sudah ada beberapa perusahaan asuransi yang mau diajak diskusi santai di kediaman pria berkacamata ini.
"Kalau perusahaan ada yang saya panggil ke rumah saya, sambil weekend bersama, yang terlibat banyak. Di antaranya, ada Jasindo dan Sinar Mas," tandas Firdau.
Hal ini untuk menghindari kesimpangsiuran masalah asuransi yang diperuntukkan bagi korban kecelakaan pesawat AirAsia.
"Kalau enggak besok, ya Rabu saya mau ketemu media untuk jelaskan masalah asuransi AirAsia supaya simpang siur ini selesai. Enggak bikin bingung," ujarnya di Jakarta, Senin (5/1/2015).
Firdaus melihat beberapa hari terakhir ini banyak beredar kabar yang beredar simpang siur terkait masalah siapa yang akan mengcover dan jumlahnya berapa.
"Saya kan lihat di google, banyak simpang siur masalah jumlah, siapa yang cover. Jadi, saya sudah kumpulkan, sudah ditanyakan masalahnya apa, kapan bisa bayar klaim, kalau tidak besok, ya Rabu saya sampaikan," ungkap dia.
Sejauh ini, sudah ada beberapa perusahaan asuransi yang mau diajak diskusi santai di kediaman pria berkacamata ini.
"Kalau perusahaan ada yang saya panggil ke rumah saya, sambil weekend bersama, yang terlibat banyak. Di antaranya, ada Jasindo dan Sinar Mas," tandas Firdau.
(izz)