Pemerintah Ajukan RAPBNP 2015 Pekan Depan

Senin, 05 Januari 2015 - 15:35 WIB
Pemerintah Ajukan RAPBNP...
Pemerintah Ajukan RAPBNP 2015 Pekan Depan
A A A
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan menyerahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2015, pekan depan.

Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro menuturkan, pemerintah menunggu dimulainya masa sidang DPR RI, yang menurut rencana akan dilakukan pada Senin (12/1/2015).

“Akan disampaikan tentunya saat masa sidang DPR dimulai, menurut rencana tanggal 12 minggu depan,” ujarnya, seperti dikutip dalam laman Setkab, Senin (5/1/2015).

Lebih lanjut, dia mengatakan, pihaknya telah menyelesaikan penyusunan draf RAPBN-P 2015. Namun, sebelum diserahkan ke DPR-RI untuk mendapatkan persetujuan, draft tersebut harus dilaporkan ke presiden terlebih dahulu.

Sebagaimana diketahui, pada APBN 2015 yang disetujui DPR RI pada 29 September 2014 lalu, disusun dengan asumsi makro pertumbuhan ekonomi 5,8%, inflasi 4,4%, nikai tukar rupiah Rp11.900 per USD, tingkat suku bunga SPN (Surat Perbendaharaan Negara) 3 bulan sebesar 6,0%.

Selain itu, harga minyak mentah Indonesia rata-rata USD105 per barel, lifting minyak 900 ribu barel/hari, dan lifting gas 1.248 ribu barel/hari.

Sementara dari sisi belanja negara dianggarkan sebesar Rp2.039,5 triliun, pendapatan Rp1.793,6 triliun, sehingga terjadi defisit anggaran sebesar Rp245,9 triliun atau 2,21% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

(Baca: Pemerintah Miliki Ruang Fiskal APBN-P 2015 Rp230 T)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Bahas Laporan Keuangan Pemerintah dan RAPBN 2026
Pidato Presiden Tentang...
Pidato Presiden Tentang APBN Tahun anggaran 2025 di Sidang Paripurna DPR
Banggar DPR Setujui...
Banggar DPR Setujui Postur Terbaru RAPBN 2026, Belanja Negara Naik Rp56,2 Triliun
Alokasi Dana Pendidikan...
Alokasi Dana Pendidikan dalam RAPBN 2021 Harus Sentuh Pesantren Demi Pemerataan
RAPBN 2023, Ini 5 Fokus...
RAPBN 2023, Ini 5 Fokus Pemerintahan Jokowi
Disetujui DPR, Ini Asumsi-Asumsi...
Disetujui DPR, Ini Asumsi-Asumsi dalam RAPBN 2021
Berita Terkini
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.000 Triliun, Purbaya: Masih Aman
17 menit yang lalu
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan Groundbreaking Proyek Masela Senilai Rp375 Triliun Hari Ini
56 menit yang lalu
MNC Sekuritas dan MNC...
MNC Sekuritas dan MNC Asset Bahas Strategi Cerdas Investasi Lewat IG Live Sore Ini
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Tipis Hari Ini, Segram Jadi Rp2,63 Juta
2 jam yang lalu
Cyber Breaker Season...
Cyber Breaker Season 3 Jembatani Kebutuhan SDM Digital Pemerintah dan Sektor Bisnis
3 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,24% ke Level 6.056
3 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Tom Lembong...
5 Alasan Tom Lembong Ajukan Banding atas Vonis 4,5 Tahun Penjara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved