Pemerintah Naikkan Royalti Batu Bara Tahun Ini

Selasa, 06 Januari 2015 - 15:38 WIB
Pemerintah Naikkan Royalti...
Pemerintah Naikkan Royalti Batu Bara Tahun Ini
A A A
JAKARTA - Pemerintah tahun ini berencana menaikan royalti batu bara bagi pemegang izin usaha pertambangan (IUP) guna menggenjot target penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp44,3 triliun.

Adapun kenaikan royalti rencananya akan dimasukkan ke dalam revisi Peraturan Pemerintah (PP) No 9 Tahun 2012 tentang Jenis dan Tarif atas PNBP.

"Kami berencana meningkatkan tarif PNPB batu bara pemegang IUP menjadi 7%, 9% dan 13,5%" ujar Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Sukhyar di Jakarta, Selasa (6/1/2015).

Menurut Sukhyar, dalam revisi PP 9/ 2012 menyebutkan royalti dari 3% menjadi 7% untuk batu bara dengan kalori kurang dari 5.100 kalori/kg (Kkal/kg), royalti sebesar 5% menjadi 9% untuk batu bara dengan tingkat kalori antara 5.100 Kkal/kg - 6.100 Kkal/kg, dan sebesar 7% menjadi 9% untuk batu bara dengan tingkat kalori lebih dari 6.100 Kkal/kg.

Langkah itu ditempuh karena pemerintah sudah mengoptimalkan piutang negara dari sektor pertambangan guna mencapai target PNBP 2014 sebesar Rp39 triliun.

Tidak tercapainya realisasi itu, lanjut Sukhyar, lantaran melemahnya harga batu bara yang menyentuh level USD65 per ton di akhir 2014.

Bahkan, Sukhyar mengatakan hingga saat ini tidak ada perusahaan yang menunggak royalti baik kontrak karya maupun PKP2B (perjanjian karya pengusahaan pertambangan batubara). "Tahun tidak ada lagi yang bisa diambil dari piutang," tandasnya.

Dia menegaskan, saat ini batu bara masih menjadi sektor dominan dalam pemasukan negara. Lantaran sektor mineral belum bisa optimal menambah penerimaan negara disebabkan karena ada kebijakan larangan ekspor mineral mentah sejak awal 2014.

"Di samping itu, kebijakan peningkatan nilai tambah mineral melalui pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian mineral (smelter) juga belum dapat optimal pada 2015," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kebutuhan Batu Bara...
Kebutuhan Batu Bara Indonesia untuk PLTU Tahun 2022
Kementerian ESDM Pastikan...
Kementerian ESDM Pastikan Krisis Batu Bara Sudah Berlalu
Lampaui Target, Realisasi...
Lampaui Target, Realisasi Produksi Batu Bara Capai 775 Juta Ton di 2023
Kendala Cuaca, Produksi...
Kendala Cuaca, Produksi Batu Bara Nasional Baru 237 Juta Ton per Mei
Ini Aturan Sanksi dan...
Ini Aturan Sanksi dan Denda Bagi Perusahaan Batu Bara yang Bandel
Pemerintah Setujui Rencana...
Pemerintah Setujui Rencana Produksi Batu Bara 922 Juta Ton di 2024
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
1 jam yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
2 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
2 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
2 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
2 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved