PGN Tambah 10.000 Sambungan Baru Gas Rumah Tangga

Rabu, 07 Januari 2015 - 09:54 WIB
PGN Tambah 10.000 Sambungan...
PGN Tambah 10.000 Sambungan Baru Gas Rumah Tangga
A A A
JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) menargetkan penambahan pelanggan baru sebanyak 10.000 gas rumah tangga sepanjang tahun ini.

Sambungan gas rumah tangga tersebut akan mengandalkan pipa di daerah-daerah existing PGN. Vice President Corporate Communication PGN Ridha Ababil mengatakan, hingga 2014 total penyebaran gas rumah tangga mencapai 7.000 sambungan, meliputi wilayah Sumatera Utara, Batam, Surabaya, Cirebon, dan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi).

“Tahun ini kita targetkan sambungan baru di Jawa Timur, Jawa Barat, dan Sumatera Selatan,” ujar Ridha kepada KORAN SINDO di Jakarta kemarin. Dia menambahkan, kenaikan harga elpiji 12 kilogram (kg) memberikan ruang bagi perseroan untuk menyediakan alternatif kebutuhan gas untuk masyarakat. PGN melihat, gas rumah tangga yang dikembangkan sejak 2013 itu bisa menjadi solusi pemenuhan energi rumah tangga yang lebih murah.

Kendati demikian, pengembangan jaringan pipa distribusi gas rumah tangga tidak mudah, dan PGN pun membutuhkan pasokan gas yang mumpuni. “Namun jika di wilayah tersebut telah ada jaringan pipa PGN, pastinya akan lebih cepat,” imbuhnya. Guna mempercepat distribusi gas rumah tangga, PGN telah bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk membuat jaringan gas baru.

Dia melanjutkan, gas rumah tangga yang hanya Rp3.000 per kg diklaim lebih murah dibandingkan harga elpiji 12 kilogram yang saat ini mencapai Rp12.000 per kg. “Ini merupakan alternatif untuk konsumsi gas rumah tangga, khususnya untuk masyarakat yang memiliki penghasilan rendah,” imbuhnya.

Arsy ani s
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
27 menit yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
30 menit yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
1 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
1 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
2 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
2 jam yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved