Margin Besar, Adhi Karya Bidik Properti

Rabu, 07 Januari 2015 - 09:56 WIB
Margin Besar, Adhi Karya...
Margin Besar, Adhi Karya Bidik Properti
A A A
JAKARTA - PT Adhi Karya (Pesero) Tbk (ADHI) sepanjang tahun ini membidik laba bersih Rp440,1 miliar atau naik 36,29% dibandingkan target akhir tahun lalu di angka Rp322,9 miliar.

Corporate Secretary Adhi Karya Ki Syahgolang Permata mengatakan, laba bersih hingga pengujung tahun ini diandalkan melalui anak usaha perseroan yang bergerak pada pengembanganbisnispropertidan realty.

“Dari total target laba bersih Rp440,1 miliar, anak perusahaan yang dominan memberikan kontribusi adalah PT Adhi Persada Properti dan PT Adhi Persada Realti sebesar 66,6%,” kata Kiki, panggilan akrab Ki Syahgolang saat dihubungi KORAN SINDO di Jakarta kemarin. Lebih lanjut dia menjelaskan, sepanjang 2015 Adhi Perseda Properti ditargetkan memperoleh penjualan sebesar Rp1,1 triliun.

Sementara, Adhi Persada Realti hingga akhir 2015 digenjot untuk dapat memperoleh penjualan di angka Rp436,6 miliar. Kedua anak usaha tersebut mengalami peningkatan penjualan 30% dibandingkan tahun lalu. “Memang karena adanya perbedaan pola bisnis, di mana usaha properti dan realti memiliki margin laba yang lebih besar ketimbang jasa konstruksi. Sehingga dengan demikian, terjadi perubahanporsikontribusilabasecara konsolidasi ADHI,” paparnya.

Kiki menambahkan, tahun ini perseroan membidik kontrak baru sebesar Rp15,2 triliun dengan pendapatan sekitar Rp13,2 triliun. Sampai dengan akhir November 2014, perseroan telah memperoleh kontrak baru sebesar Rp6,3 triliun atau setara 39% dari target Rp15,2 triliun. “Kami memperkirakan adanya penurunan kontrak baru menjadi Rp10,5 triliun pada akhir 2014, sedangkan laba bersih juga mengalami penurunan dari Rp405,9 miliar menjadi Rp322,9 miliar,” tandasnya.

Sebelumnya Direktur IV Properti Adhi Karya Giri Sudaryono menyatakan, untuk membidik proyeksi target tahun ini, emiten konstruksi pelat merah itu telah mengalokasikan belanja modal sebesar Rp824,7 miliar. Sumber pendanaannya berasal dari sisa obligasi dan pinjaman perbankan sebesar Rp495 miliar, sedangkan sisanya berasal dari kas internal perusahaan. “Belanja modal terdiri atas investasi pengembangan bisnis properti realty hotel sebesar Rp566,1 miliar, penyertaan proyek investasi Rp202,8 miliar dan pembelian aset tetap Rp68,38 miliar,” imbuhnya.

Dia menjelaskan, perseroan melalui anak usaha akan mulai membangun sejumlah hotel padatahunini. Diantaranya, satu hotel di wilayah Semarang yang direncanakan mulai dikerjakan pada Januari 2015. Hotel yang menelan investasi senilai Rp140 miliar tersebut ditargetkan beroperasi pada Desember 2015.

“Untuk hotel yang berada di Blok M, kami targetkan mulai dibuka pada Maret 2015 dengan target pendapatan Rp20 miliar. Hotel di Medan beroperasi Juli dengan target pendapatan Rp12 miliar,” ungkapnya.

Heru febrianto
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
2 menit yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
17 menit yang lalu
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
54 menit yang lalu
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
1 jam yang lalu
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
1 jam yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
2 jam yang lalu
Infografis
Demo Besar Guncang AS...
Demo Besar Guncang AS di 1.200 Lokasi dan 50 Negara Bagian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved