Ombudsman Sebut Kemenhut Hambat Visi Kemaritiman RI

Kamis, 08 Januari 2015 - 13:27 WIB
Ombudsman Sebut Kemenhut...
Ombudsman Sebut Kemenhut Hambat Visi Kemaritiman RI
A A A
JAKARTA - Ketua Ombudsman RI Danang Girindrawardana menilai Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menghambat visi kemaritiman Indonesia.

Hal itu dikarenakan, Menteri Kehutanan telah menerbitkan SK No 463/Menhut-II/2013 dan penggantinya SK No 867/Menhut-II/2014 tentang Kawasan Hutan Provinsi Kepulauan Riau.

Menurutnya, SK tersebut menimbulkan ketidakpastian investasi di kawasan Batam, Bintan dan Karimun (BBK) yang ditetapkan sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (free trade zone/FTZ).

"Padahal Batam, sejak penerbitan Perpres 87/2011 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan BBK, telah diproyeksikan sebagai pelabuhan internasional terbesar di ASEAN. Tetapi terhambat ego sektoral dan rendahnya konsistensi kebijakan publik," kata dia dalam rilisnya, Kamis (8/1/2015).

Dia mengatakan, hal itu mengakibatkan muncul ketidakpastian hukum bagi masyarakat dan dunia usaha. Khususnya perizinan investasi, administrasi pertanahan, dan layanan perbankan.
Selain itu, juga melemahkan citra positif Indonesia, khususnya wilayah BBK, sebagai daerah tujuan investasi.

Penerbitan SK Menhut tersebut, lanjut Danang menimbulkan dampak sosial yang tidak kondusif di Batam.

Berdasarkan data BP Batam, penerbitan SK itu membuat sekitar 22 ribu rumah dan 49 galangan kapal di Batam tiba-tiba berada di lokasi hutan (ilegal).

Padahal, rumah-rumah penduduk dan galangan kapal tersebut sebelumnya telah mendapatkan izin resmi dari pemerintah.

"Belum lagi terhentinya layanan administrasi pertanahan oleh BPN, untuk lahan yang terletak di area yang terindikasi hutan karena ketidakjelasan peta lampiran SK tersebut," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemenhut Percepat Pembersihan...
Kemenhut Percepat Pembersihan Pascabencana di Aceh dan Sumatera Utara
Pembersihan Kayu Limbah...
Pembersihan Kayu Limbah Bencana di Aceh dan Sumut Terus Berlanjut
IPB Apresiasi Kementerian...
IPB Apresiasi Kementerian Kehutanan Masuk 10 Besar Berkinerja Terbaik
Kolaborasi Kadin dan...
Kolaborasi Kadin dan KLHK Ciptakan Program Multiusaha Kehutanan
Kementerian Kehutanan...
Kementerian Kehutanan Perkuat Nilai Spiritual dan Kebersamaan Keluarga Rimbawan
PPLI Dukung Kementerian...
PPLI Dukung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Edukasi Bahaya Merkuri
Berita Terkini
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
10 menit yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
2 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
5 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
5 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
15 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
16 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved