Cadangan Devisa Bulan Ini Diprediksi Meningkat

Jum'at, 09 Januari 2015 - 06:26 WIB
Cadangan Devisa Bulan...
Cadangan Devisa Bulan Ini Diprediksi Meningkat
A A A
JAKARTA - Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Eny Sri Hartati mengemukakan, cadangan devisa (cadev) negara pada Januari 2015 mengalami peningkatan, namun tidak signifikan.

Menurut Eny, cadangan devisa faktor dominannya adalah neraca perdagangan dan capital.

"Kalau capital inflow yang masuk besar maka cadev membesar. Tapi, di April ada kemungkinan suku bunga FED akan naik, dan tentu ini berpotensi menurunkan cadev," ujarnya, Kamis (8/1/2015).

Dia menyebutkan tantangannya adalah menggenjot ekspor tahun depan. Kalau bisa meningkat dan menurunkan impor maka akan meningkatkan cadev Indonesia.

"Harga komoditas juga turun sehingga kinerja ekspor tidak optimal. PR-nya bagaimana kita mempercepat industri pengolahan," jelasnya.

Sementara itu, ekonom Universitas Atmajaya A Prasetyantoko mengatakan cadangan devisa Indonesia cukup aman. Namun, jika dibandingkan negara lain cadangan devisa Indonesia kecil.

"Cadangan devisa yang tidak begitu besar ini berpotensi membuat gejolak nilai tukar lebih tinggi dibandingkan negara lain," ungkapnya.

Menurut dia, meningkatkan devisa bukan hal yag mudah sepanjang Indonesia masih mengalami defisit transaksi perdagangan.

“Kalau mau aman memang cadev kita bisa membiayai perdagangan selama 6-8 bulan,” tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Peningkatan Cadev Dipengaruhi...
Peningkatan Cadev Dipengaruhi Dua Faktor, Trennya Bakal Berlanjut
Ekonom Sebut Cadangan...
Ekonom Sebut Cadangan Devisa RI Masih Aman Meski Menurun
Cadev Naik Saat Ekspor...
Cadev Naik Saat Ekspor dan Devisa Pariwisata Anjlok Sinyal Abnormal, Apa Jawabannya
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia Akhir September Turun Jadi 130,8 Miliar Dolar AS
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi USD137,1 Miliar
Cadangan Devisa Akhir...
Cadangan Devisa Akhir September 2021 Meningkat Jadi Rp2.092 Triliun
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
6 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
6 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
6 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
8 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
8 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
8 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved