Bandara Hang Nadim Targetkan Kenaikan Penumpang 22%

Sabtu, 10 Januari 2015 - 09:26 WIB
Bandara Hang Nadim Targetkan...
Bandara Hang Nadim Targetkan Kenaikan Penumpang 22%
A A A
BATAM - Otoritas Bandara Internasional Hang Nadim, Batam menargetkan peningkatan penumpang pesawat sebanyak 22% pada tahun ini, sejalan tingginya minat maskapai menambah jadwal dan rute penerbangan.

Plt Kepala Bandara Hang Nadim, Suwarso mengatakan, target tersebut sejalan dengan pengembangan beberapa rute baru termasuk jadwal penerbangan.

Target 22% itu berangkat dari total penumpang sepanjang 2014 yang mencapai 4,8 juta orang atau setara 1.056.000 juta orang.

"Tahun ini kami targetkan kenaikan sekitar 1.056.000 penumpang atau 22% dibanding total pengguna jasa selama 2014," ujarnya, Jumat (9/1/2015).

Target tersebut, lanjut dia, dibuat dengan melihat pertumbuhan rute penerbangan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam terutama untuk jalur domestik.

Salah satunya rencana Garuda Indonesia yang membuka rute baru dari Batam ke Banjarmasin.
Pada 19 Desember 2014, Garuda Indonesia juga sudah membuka dua penerbangan baru dari Batam masing-maisng tujuan Surabaya dan Bandung yang dilayani satu kali setiap hari dengan Boeing 737-800 NG.

Selain itu, Lion Air akan menambah frekuensi jadwal penerbangan ke Medan dan Surabaya.

Kemudian New Jatayu Air juga dikabarkan akan menancapkan kakinya di Hang Nadim pada tahun ini. Tujuannya adalah Jakarta, Palembang, Bandung, Medan. Maskapai tersebut sudah menyiapkan satu pesawat di Hang Nadim berjenis Boeing 737.

Bandara Internasional Nadim Batam saat ini memiliki kapasitas 5 juta penumpang pertahun. Jika jumlah penumpang naik hingga 22% dari 4,8 juta, maka akhir 2015 pengguna jada penerbangan di Batam akan mencapai 5,9 juta orang.

"New Jatayu Air juga segera terbang dari Batam," katanya.

Sementara target jumlah penerbangan domestik tahun ini dirasa otoritas bisa tumbuh sekitar 10% hingga 12% jika melihat minat maskapai. Saat ini, sudah ada sekitar 116 penerbangan berjadwal di Hang Nadim.

"Setidaknya harapan kami akan ada minimal 11 penerbangan baru pada 2015 sehingga target pertumbuhan penumpang akan tercapai," kata Suwarso.

Dia juga mengatakan, untuk menyiasati lonjakan penumpang yang melebihi kapasitas maksimum Hang Nadim, pihaknya akan memaksimalkan penerbangan slot malam hari sehingga tidak ada penumpukan pada pagi dan sore hari. Langkah itu akan ditempuh sebelum pembangunan terminal kedua terwujud.

Saat ini, jelas dia, slot pagi yang tersedia hanya di bawah pukul 07.00 WIB, untuk slot sore antara pukul 15.00 WIB sampai 17.00 WIB.

"Karena kami sudah beroperasi 24 jam, maka diharapkan penerbangan-penerbangan baru akan mengambil slot di atas pukul 19.00 WIB sampai pagi hari di bawah pukul 08.00 WIB," tandas Suwarso.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dua Kawasan Ekonomi...
Dua Kawasan Ekonomi Khusus Batam Beroperasi Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Perkuat Sektor Ekonomi...
Perkuat Sektor Ekonomi Kreatif
Batam Andalkan Olaharganya...
Batam Andalkan Olaharganya Tiger Woods untuk Dongkrak Ekonomi
Wisatawan Asing Mulai...
Wisatawan Asing Mulai Kunjungi Batam
Pembukaan Perbatasan...
Pembukaan Perbatasan Batam-Singapura Dorong Pemulihan Pariwisata dan Ekonomi
Ekonomi Batam 2023 Tumbuh...
Ekonomi Batam 2023 Tumbuh Melebihi Nasional, Berikut Faktor Penopangnya!
Berita Terkini
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
42 menit yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
1 jam yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
3 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
6 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
6 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
16 jam yang lalu
Infografis
22 Tahun Mangkrak, 109...
22 Tahun Mangkrak, 109 Tiang Monorel di Jakarta Dibongkar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved