Elpiji 3 Kg di Majalengka Mulai Menghilang

Minggu, 11 Januari 2015 - 20:27 WIB
Elpiji 3 Kg di Majalengka...
Elpiji 3 Kg di Majalengka Mulai Menghilang
A A A
MAJALENGKA - Sejumlah warga di Kabupaten Majalengka mengaku kesal dengan ulah para pedagang gas elpiji 3 kg yang mengharuskan pembeli membeli serta tabung gas saat mereka akan membeli elpiji 3 kg.

"Saya nyari gas 3 kg tidak ketemu. Sekalinya ada toko yang menjual gas 3 kg, katanya kalau mau beli harus dengan tabungnya langsung harganya Rp150 ribu. Saya kan pedagang kecil, mana punya uang sebesar itu," keluh Ida, pedagang makanan di Kecamatan/Kabupaten Majalengka, Minggu (11/1/2015).

Dia mengaku, sudah hampir sepekan elpiji 3 kg susah didapat, baik di pengecer maupun pangkalan. Bahkan kelangkaan semakin meluas, tak hanya terjadi di Kota Majalengka namun hingga ke Kadipaten dan sekitarnya.

Ida pun akhirnya terpaksa tidak berjualan sejak empat hari lalu. "Mau masak pakai apa, gasnya saja tidak ada. Kalau untuk makan, mau tidak mau akhirnya kita beli dari luar," kata ibu dua anak itu.

Keluhan serupa diungkapkan Budiman, warga Pesantren Kecamatan/Kabupaten Majalengka. Sejak dua hari lalu dia mencari elpiji 3 kg, namun di semua pengecer yang didatanginya tidak ada stok.

"Saya sudah menyimpan tabung kosong di tempat biasa saya membeli gas, tadi pagi (kemarin) saya datangi lagi tempatnya, katanya masih belum datang. Daripada harus membeli tabungnya juga," tuturnya.

Kelangkaan gas di Majalengka terjadi sejak sepekan lalu, akibat banyaknya konsumen keluarga sejahtera berpenghasilan di atas Rp3 juta yang beralih ke gas melon yang justru bukan hak mereka. Kondisi tersebut diduga akibat kenaikan harga elpiji 12 kg dan 15 kg.

Menyikapi persoalan tersebut, pihak Kepolisian, Pertamina dan Pemerintah Kabupaten Majalengka akan melakukan penertiban.

Kepala Bidang Perdagangan di Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koprasi Kabupaten Majelangka, Dudi Darajat mengatakan, jika pasokan gas melon selama ini cukup lancar.

"Malah ada penambahan kuota sebesar 5% setiap bulannya," imbuhnya.

Penambahan itu, menurutnya untuk mengantisipasi adanya penambahan konsumen yang berasal dari pedagang kaki lima ataupun ibu rumah tangga.

Dudi mengaku heran, kala mendengar kekosongan elpiji 3 kg di sejumlah daerah di Kabupaten Majalengka. Pasalnya, pasokan gas untuk Kabupaten Majalengka mendapat penambahan setiap bulannya.

Berdasarkan hasil pemantauan sementara, kekosongan elpiji 3 kg terjadi karena banyaknya konsumen elpiji 12 kg yang beralih ke gas melon akibat terjadinya kenaikan harga elpiji 12 kg.
Mereka yang pindah tersebut, sebetulnya tidak berhak atas penggunaan gas melon karena berpenghasilan di atas Rp1.500.000. Saat ini banyak keluarga sejahtera berpenghasilan di atas Rp3 juta, bahkan Rp5 juta yang masih menggunakan gas melon termasuk pemilik restoran.

"Ke depan harus ada razia terpadu yang dilakukan beberapa pihak terkait, baik Pertamina, Kepolisian serta Perdagangan dan Hiswanamigas," ucapnya.

Dudi membeberkan, jika sebetulnya pihaknya dalam hal ini Dinas Peradagangan sudah berulang kali mengundang pemilik restoran dan hotel serta pemilik peternakan ayam yang penggunaan gasnya cukup tinggi, agar mereka tidak menggunakan gas melon.

Namun tidak ada seorangpun pengusaha peternakan yang pernah datang. "Jadi harus ada cara lain agar mereka tidak terus menerus menggunakan elpiji 3kg," tutur Dudi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
2 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
5 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
5 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
15 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
16 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
16 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved