Komisi V DPR Kritisi Ketidakhadiran Menhub di Senayan

Selasa, 13 Januari 2015 - 00:47 WIB
Komisi V DPR Kritisi...
Komisi V DPR Kritisi Ketidakhadiran Menhub di Senayan
A A A
JAKARTA - Sejumlah Anggota Komisi V DPR RI mengkritisi ketidakhadiran Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Senayan, Jakarta.

Padahal, kehadiran Menhub sangat dibutuhkan dalam pendalaman kecelakaan AirAsia QZ 8501 dan amburadulnya manajemen penerbangan di Indonesia.

Anggota Komisi V DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Bahrum Daido mengatakan, Menhub seakan tidak mengerti hirarki perundang-undangan. Di mana seharusnya sebagai regulator menghadiri panggilan DPR. Sementara yang menyangkut proses evakuasi atau kemanusian lainnya, sudah ditangani pihak-pihak terkait.

"Lucu pula menteri ini seakan tidak tahu apa yang mau dilakukannya. Dia tidak tahu hirarki perundang-undangan. Di mana DPR itu setara dengan eksekutif," tandasnya.

Hal senada disampaikan Anggota Komisi V DPR dari Fraksi Partai Golkar Ridwan Bae. Dia menyayangkan Menhub Jonan tidak memenuhi ajakan RDP dengan Komisi V DPR untuk membahas AirAsia QZ 8501.

Menurut Ridwan, seharusnya mantan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia tersebut hadir, sebab semua permasalahan yang akan dibahas berkaitan dengan Kemenhub.

"Kalau Angkasa Pura I, hanya menangani traffic service, sisanya berhubungan dengan Kemenhub," ujarnya.

Ridwan mengaku tidak mengerti dengan tindakan Menhub Jonan yang baru muncul ke publik beberapa minggu setelah tragedi AirAsia QZ 8501 terjadi.

"Saya tidak marah, tapi saya tidak mengerti saja. Untuk RDP hari ini, apapun hasilnya akan saya hargai," pungkasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Jalankan Prinsip Pola...
Jalankan Prinsip Pola Kemitraan, Kemenhub Raih Penghargaan dari KPPU
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Hapus Monopoli Jasa...
Hapus Monopoli Jasa Kepelabuhanan, Ditjen Hubla Teken Perjanjian Konsesi dengan PT LIS
Persiapkan SDM Unggul,...
Persiapkan SDM Unggul, Kemenhub Kini Punya Program Studi Magister Terapan
Insiden Trigana Air...
Insiden Trigana Air di Bandara Sentani, Kemenhub Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
3 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
4 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
4 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
5 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
5 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
6 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved