Mandiri Investasi Bidik NAB Rp24 T

Rabu, 14 Januari 2015 - 13:50 WIB
Mandiri Investasi Bidik...
Mandiri Investasi Bidik NAB Rp24 T
A A A
JAKARTA - Direktur Utama PT Mandiri Investasi Muhammad Hanif mengungkapkan, pihaknya akan menargetkan nilai aktiva bersih (NAB) tahun ini sebesar Rp24 triliun tumbuh 27% dari total tahun lalu sebesar Rp19,3 triliun.

Menurutnya, belum ada produk reksa dana baru yang akan diluncurkan tahun ini.

"Kita belum ada, hanya paling reksa dana proteksi yang jatuh tempo kita perpanjang. Yang ada saja, saham juga begitum mau apa lagi, semua tema kita sudah punya. Reksa dana saham syariah punya, medium small cap, tematik, kalau dikaitkan infrastruktur ada di reksa dana berbasis syariah, nanti orang bingung banyak banget mau pilih yang mana," terangnya di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu (14/1/2015).

Dia menjelaskan, prospeknya tidak bisa dilihat hanya satu jenis reks dana saja karena memiliki karakter yang berbeda.

"Semuanya unggul, kalau untuk reksa dana obligasi bagus di bidang infrastruktur, edukasi, yang berkaitan dengan infrastruktur, perbankan juga baik, biayai infrastruktur," jelasnya.

Untuk penambahan agen penjual reksa dana, dia akan mengkaji terlebih dulu. Karena menurutnya melatih agen itu tidak mudah.

"Kita liat dulu, kalau agen nambah seribu kalau belum siap gimana mau jualan. Kan mereka harus dididik, butuh waktu," pungkas Hanif.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BRI Manajemen Investasi...
BRI Manajemen Investasi Luncurkan KIK EBA Syariah Pertama di Indonesia
Mandiri Investasi Targetkan...
Mandiri Investasi Targetkan Dana Kelolaan Tumbuh 10% di 2024
Tangkap Peluang Investasi,...
Tangkap Peluang Investasi, Mandiri Investment Forum 2023 Kantongi Dana Kelolaan USD12 Triliun
Sikap Jaga-Jaga Masyarakat...
Sikap Jaga-Jaga Masyarakat di Saat Pandemi Dongkrak Kinerja Mandiri Sekuritas
Dukung Pengembangan...
Dukung Pengembangan Startup, Mandiri Investasi Himpun Dana Investor Asing
Fitur Investasi Kini...
Fitur Investasi Kini Hadir di Livin’ by Mandiri
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
8 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
25 menit yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
57 menit yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
1 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
2 jam yang lalu
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved