UOB Indonesia Tawarkan Investasi ke 100 Investor Asing

Rabu, 14 Januari 2015 - 22:27 WIB
UOB Indonesia Tawarkan...
UOB Indonesia Tawarkan Investasi ke 100 Investor Asing
A A A
JAKARTA - PT Bank UOB Indonesia (UOBI) mengadakan, seminar investasi di Singapura bersama lebih dari 100 perusahaan Asia dan calon investor untuk berinvestasi di Indonesia.

UOBI mengundang pebisnis dari berbagai sektor industri yang dibutuhkan di dalam negeri. Beragam jenis usaha mulai dari konstruksi, komoditas, perdagangan, makanan dan minuman, dan perhotelan. Acara seminar peluang bisnis ini juga didukung oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Pembicara dalam seminar ini Duta Besar Indonesia untuk Singapura Andri Hadi, Wakil Kepala BKPM Himawan Hariyoga, perwakilan BPM Jawa Tengah Yuni Astuti dan Perwakilan BPM Jawa Timur Lili Soleh.

Dalam seminar, UOBI bersama mitra kerjanya memberikan gambaran peluang bisnis yang dikembangkan di wilayah Jateng dan jatim, di mana populasi kedua daerah tersebut mencapai lebih dari 70 juta jiwa.

Deputy President Director UOB Indonesia Iwan Satawidinata mengatakan, peningkatan konsumsi di Indonesia berarti kesempatan untuk pertumbuhan bisnis.

Ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara tujuan investasi yang menarik. Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang pesat di kawasan Asia.

"Permintaan dari pelaku usaha maupun konsumen untuk pembangunan infrastruktur memberikan berbagai kesempatan bagi perusahaan lokal dan internasional. Usaha dalam bidang konstruksi, logistik dan perusahaan jasa yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia akan terus berkembang dan berkesinambungan," jelas Iwan dalam rilisnya, Rabu (14/1/2015).

The UOB Asian Enterprise Report pada akhir 2014 menunjukkan, pembagian industri yang berinvestasi ke Indonesia berdasarkan sektor kategori adalah pertambangan (42%), makanan dan minuman (33%), hotel (32%) dan konstruksi (28%).

Pada 2013, Foreign Direct Investment (FDI) atau penanaman langsung modal asing ke Indonesia mencapai USD28,2 miliar, meningkat dari USD1,9 miliar di 2004.

Perkembangan ekonomi Indonesia menjadikannya sebagai salah satu tujuan investasi dari negara-negara di kawasan Asia antara lain Singapura (USD4,9 miliar), Tiongkok (USD700 juta) dan Malaysia (USD700 juta).

UOBI membantu perusahaan-perusahaan asing untuk mengembangkan bisnisnya di Indonesia dengan memberikan nasabah akses untuk menikmati beragam layanan korporasi.

Selain itu, produk perbankan yang membantu mereka untuk memaksimalkan peluang bisnis di Asia melalui jaringan layanan kantor UOB.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Diduga Korsleting, Bank...
Diduga Korsleting, Bank UOB Kebon Jeruk Terbakar
UOB Siapkan Relaksasi...
UOB Siapkan Relaksasi Kredit Bagi Nasabah Terdampak Covid-19
Bank Asal Singapura...
Bank Asal Singapura Ini Bakal Angkat Orang Indonesia Jadi Dirutnya
Kevin Lam Mundur dari...
Kevin Lam Mundur dari Dirut Bank UOB, Ada Apa?
Gantikan Kevin Lam,...
Gantikan Kevin Lam, Hendra Gunawan Jadi Bos Bank UOB
Dengan Bank Digitalnya,...
Dengan Bank Digitalnya, UOB Sesumbar Bisa Bidik 5 Juta Nasabah Baru
Berita Terkini
Cerita Purbaya Ingin...
Cerita Purbaya Ingin Beli Harley Davidson Hasil Sitaan Negara, Tapi Dilarang Istri
33 menit yang lalu
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
1 jam yang lalu
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Melonjak Rp46.000 per Gram
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
3 jam yang lalu
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
3 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved