Pemerintah Target Devisa Wisman USD12 M

Kamis, 15 Januari 2015 - 11:04 WIB
Pemerintah Target Devisa...
Pemerintah Target Devisa Wisman USD12 M
A A A
JAKARTA - Menteri Pariwisata Arief Yahya menargetkan perolehan devisa negara dari kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mencapai USD12,05 miliar sampai dengan tutup tahun ini.

“Kami menargetkan perolehan devisa dari wisman ke Indonesia bisa mencapai USD12,05 miliar dengan jumlah kunjungan bisa mencapai 10 juta orang sampaiakhirtahunini,” kataAriefYahya di Jakarta kemarin. Secara makro, kondisi pariwisata Indonesia pada 2014 cukup cerah. Untuk itu kementeriannya menetapkan target lebih tinggi pada 2015, yakni jumlah kunjungan wisman sebesar 10 juta atau tumbuh sekitar 7-8%.

Kementerian Pariwisata juga menargetkan kesanggupan memobilisasi wisatawan nusantara (wisnus) hingga 254 juta perjalanan dan pengeluaran mereka Rp201,5 triliun. “Kami juga berharap jumlah tenaga kerja langsung, tidak langsung, dan ikutan pada sektor pariwisata bisa sebanyak 11,3 juta orang,” katanya.

Arief melaporkan, angka sementara pencapaian pariwisata 2014 antara lain kontribusi pariwisata terhadap perekonomian (PDB) nasional sebesar 3,78% dari target sebesar 4,25% dan devisa yang dihasilkan oleh pariwisata sebesar USD10,69 miliar. “Dari target sebesar USD12 miliar, jumlah tenaga kerja langsung, tidak langsung, dan ikutan sebanyak 11,21 juta orang atau di atas target sebesar 8,74 juta orang,” katanya.

Adapun jumlah kunjungan wisman 9,3 juta sesuai target yang ditetapkan, jumlah wisnus sebanyak 251 juta, serta daya saing pariwisata Indonesia tahun 2013 berada di urutan 70 dunia menurut World Economic Forum (WEF). “Pencapaian pariwisata 2014 menjadi pijakan dalam menetapkan target 2019 yang besarnya dua kali lipat,” kata Arief.

Ia menyebutkan secara makro target 2019 kontribusi pariwisata terhadap PDB nasional akan menjadi 8%, devisa yang dihasilkan sebesar Rp240 triliun, serta menciptakan 13 juta lapangan kerja. Selain itu target kunjungan wisman meningkat menjadi 20 juta wisman dan wisnus naik menjadi 275 juta, serta daya saing pariwisata Indonesia akan meningkat berada di urutan 30 besar dunia.

Inda susanti/ant
(bbg)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
20 menit yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
6 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
6 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
7 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
8 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
8 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved