MI Keluhkan Sulitnya Kerja Sama dengan Perbankan

Senin, 19 Januari 2015 - 15:47 WIB
MI Keluhkan Sulitnya...
MI Keluhkan Sulitnya Kerja Sama dengan Perbankan
A A A
JAKARTA - Asosiasi Pengelola Reksa Dana Indonesia (APRDI) menyatakan ada keluhan dari manajer investasi (MI) terkait lisensi kerja sama ke perbankan.

Ketua APRDI Denny R Taher mengatakan, karena masalah linsensi tersebut, maka masih sedikit manajer investasi yang mendistribusikan produknya melalui perbankan.

"Masih punya kendala license untuk manajemen investasi. Ada 74 manajemen investasi, sebanyak 90% penyaluran tidak bisa kerja sama dengan perbankan. Pada saat ini tidak sampai 10 yang kerja sama," ujarnya di Gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Jakarta, Senin (19/1/2015),

Akan tetapi, Denny mengapresiasi peraturan OJK yang diterbitkan pada tahun lalu, yang mempermudah manajer investasi untuk memasarkan produknya.

"Untuk yang belum bekerja sama dengan bank, dengan peraturan tanggal 29 Desember lalu, permudah penyaluran distribusi. Bagi manajer investasi besar atau yang belum kerja sama. Dengan aturan baru bisa banyak lagi jalur distribusi," pungkasnya.

Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan OJK (POJK) Nomor 39.POJK.04/2014 pada 29 Desember 2014 lalu.

Dalam aturan tersebut disebutkan sejumlah perusahaan kini dapat menjadi Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD). Sebelumnya, perusahaan yang dapat menjadi APERD hanya perusahaan sekuritas, bank dan MI itu sendiri.

Dalam POJK tersebut yang bisa menjadi APERD, yakni perusahaan pergadaian, perusahaan asuransi, perusahaan pembiayaan, perusahaan dana pensiun dan perusahaan penjaminan. dengan begitu, APERD baru ini masih berkecimpung dalam industri keuangan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dana Kelolaan Tumbuh...
Dana Kelolaan Tumbuh 13 Persen, BRI-MI Sabet Top 5 Manajer Investasi di Tahun Pertama Gabung BRI Group
Perkuat Investor dan...
Perkuat Investor dan Agen Distribusi Hadapi Tahun Politik lewat ISF 2023
Sucor AM Berhasil Bangun...
Sucor AM Berhasil Bangun Kinerja Positif di Tengah Gejolak Pasar
BRI Manajemen Investasi...
BRI Manajemen Investasi Catatkan KIK EBA Syariah Perdana di Indonesia
Danantara Siap Suntik...
Danantara Siap Suntik Modal ke Manajer Investasi Global, Ini Tujuannya
Tips MotionTrade: 3...
Tips MotionTrade: 3 Tips Memilih Manajer Investasi untuk Pemula
Berita Terkini
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
27 menit yang lalu
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
1 jam yang lalu
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
4 jam yang lalu
Distribusi BBM di Kota...
Distribusi BBM di Kota Medan Makin Lancar, Antrean di SPBU Mulai Normal
4 jam yang lalu
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
4 jam yang lalu
AKPY-BPDP Latih Pekebun...
AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
4 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved