Indonesia Butuh Rp82,7 T Bangun Perumahan Rakyat

Selasa, 20 Januari 2015 - 11:50 WIB
Indonesia Butuh Rp82,7...
Indonesia Butuh Rp82,7 T Bangun Perumahan Rakyat
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengungkapkan, Indonesia membutuhkan Rp82,7 triliun untuk memenuhi kebutuhan efektif perumahan rakyat.

‎"Dengan estimasi Rp88 juta per unit, maka dibutuhkan Rp82,7 untuk memenuhi efektif perumahan rakyat atau 1% darti GDP Indonesia," katanya di Pullman Hotel, Jakarta, Selasa (20/1/2015).

Menurutnya, estimasi ini diukur dari kebutuhan perumahan yang dihasilkan melalui survei nasional.
Secara konkret, survei nasional dijadikan analisis awal sekitar 63 juta rumah tangga, terdapat 12,5 juta rumah tangga belum memiliki rumah status milik yang tersebar 7,8 juta di perkotaan dan 3,8 juta di pedesaan.

Bambang mengatakan, pertumbuhan pendapatan per kapita Indonesia yang meningkat menjadi USD5.300, maka kebutuhan barang-barang sekunder seperti perumahan juga meningkat. Kendati begitu, kemampuan daya beli masih terhitung rendah.

‎"Untuk itu, kami menyambut positif EBA-SP. Peraturan OJK untuk mengatur KPR penting untuk mendorong perumahan baik melalui pasar modal dan sektor rill. Sehingga ke depan, mampu meningkatkan investor," tandasnya.

(Baca: Kebutuhan Rumah di Indonesia 15 Juta Unit)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rumah Terjangkau Tanpa...
Rumah Terjangkau Tanpa Bunga di Perumahan Al Kautsar Gelar Serah Terima
Sinarmasland Luncurkan...
Sinarmasland Luncurkan Fase Ketiga Program Move In Quickly
Kuartal II 2020 Tren...
Kuartal II 2020 Tren Pencarian Rumah di Bogor Meningkat
Akomodir Kebutuhan Hunian,...
Akomodir Kebutuhan Hunian, Gemilang Cipta Realty Luncurkan Dua Produk Baru
Menjadi Developer Tangguh...
Menjadi Developer Tangguh Dibutuhkan Sinergi Apersi dan ESQ
3 Juta Rumah Era Prabowo...
3 Juta Rumah Era Prabowo Terbuka Buat 9 Naga, Hashim Ungkap Syaratnya
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
3 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved