Pendapatan PGAS Tahun Ini Diproyeksi Rp48 Triliun

Kamis, 22 Januari 2015 - 15:09 WIB
Pendapatan PGAS Tahun...
Pendapatan PGAS Tahun Ini Diproyeksi Rp48 Triliun
A A A
JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) diproyeksikan bisa membukukan pendapatan tahun ini sebesar USD3,84 miliar atau setara Rp48 triliun (Rp12.500/USD).

Direktur Quant Kapital Investama Hans Kwee dalam risetnya menyatakan, pendapatan emiten penyalur gas tersebut meningkat 12,8% dibandingkan proyeksi pendapatan tahun lalu yang diperkirakan sebesar USD3,41 miliar.

"Pendapatan PGAS tahun 2015, kami prediksikan akan naik sekitar 12,8% dibandingkan tahun 2014, sedangkan untuk EPS-nya kami prediksi tetap di 0,04 karena masih sulitnya mendapatakan pasokan gas untuk perseroan di tahun ini," kata Hans dalam rilisnya, Kamis (22/1/2015).

Seiring dengan naiknya pendapatan, EBITDA PGAS sepanjang tahun ini juga diperkirakan tumbuh 10,2% menjadi USD1,26 miliar dibandingkan proyeksi tahun lalu USD1,14 miliar.

Sementara untuk laba bersih perseroan diperkirakan tembus USD840,99 juta atau meningkat 8,3% dari proyeksi hingga akhir Desember 2014 sebesar USD776,83 juta.

Menurutnya, harga jual gas milik PGAS masih jauh lebih murah dibandingkan harga jual gas elpiji Pertamina, sehingga gas milik PGAS banyak diminati oleh kalangan rumah tangga.

"Hanya saja tidak bisa menjangkau semua kalangan, tergantung pada lokasi di mana pipa milik PGAS berada," tandasnya.

Saat ini, PGAS terus menambah infrastruktur gas di Indonesia. Salah satunya adalah pembangunan pipa Transmisi Gas Bumi Kalijaga I (Kepodang-Tembak Lorok).

Pembangunan Kalija I merupakan tahap awal dari pembangunan ruas pipa transmisi gas bumi Bontang, Kalimantan Timur-Semarang, Jawa Tengah atau yang lebih dikenal sebagai Kalija.

"Ruas transmisi Kalija I merupakan ruas pipa yang digunakan untuk mengalirkan gas bumi sepanjang 116 juta kaki kubik per hari dari Lapangan Kepodang yang dioperasikan oleh Petronas Carigali Muriah Ltd ke PLTGU Tambak Lorok," paparnya.

Perseroan juga berencana membangun proyek pipa gas dari Madura ke Jawa Timur untuk menghubungkan sumber gas dari Santos di Madura ke pelanggan gas di Jawa Timur.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Inovasi Pemasaran, PGN...
Inovasi Pemasaran, PGN Gencarkan Strategi Omnichannel
Dukungan Penuh Pemerintah...
Dukungan Penuh Pemerintah dalam Penguatan Pasokan Gas di Sebagian Jabar dan Sumatera
Dapat Gas Murah dari...
Dapat Gas Murah dari PGN, Baja Krakatau Steel Bakal Kompetitif
Kolaborasi PGN-MRT Menegaskan...
Kolaborasi PGN-MRT Menegaskan Komitmen Menuju Energi Bersih
Pengumuman, PGN Akan...
Pengumuman, PGN Akan Berubah Nama Jadi Pertamina Gas Negara
Komitmen PGN Pasok Gas...
Komitmen PGN Pasok Gas Bumi untuk Kelistrikan Secara Berkelanjutan
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
8 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
8 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
9 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
9 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
9 jam yang lalu
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved