Jokowi Didesak Wujudkan Janji Swasembada Pangan

Kamis, 22 Januari 2015 - 18:27 WIB
Jokowi Didesak Wujudkan...
Jokowi Didesak Wujudkan Janji Swasembada Pangan
A A A
JAKARTA - Pakar pertanian HS Dillon mengatakan, keberpihakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap swasembada pangan dan petani harus diwujudkan dan tidak sekadar janji tanpa usaha merealisasikannya.

"Jokowi dan orang-orang yang dianggap pintar di sekelilingnya saya harap bisa merealisasikan program yang sudah dicanangkan, di antaranya soal swasembada pangan 2017," kata dia kepada media, Kamis (22/1/2015).

Menurutnya, proses mewujudkan itu jauh lebih penting dari konsep seperti Nawacita yang diterapkan Jokowi saat kampanye.

Lebih jauh dari itu para pakar pertanian Jokowi juga harus mengevaluasi kondisi pertanian saat zaman SBY dikenal dengan revitalisasi pertanian.

"Tujuannya memang bagus, tapi itu saja tidak cukup. Saya kira SBY gagal menerapkan revitalisasi pertanian itu," ujarnya.

Esensi swasembada pangan, lanjut Dillon, adalah membawa petani dan buruh keluar dari kemiskinan, bukan sekadar mencukupi kebutuhan pangan rakyat.

"Jadi arti swasembada bukan hanya mencukupi kebutuhan pangan dalam negeri saja, tapi membuat petani dan buruh berdaya terhadap produknya dan kemudian dapat mencukupi kebutuhan dalam negeri," jelas dia.

Jika pengertian sempit terhadap swasembada, maka yang terjadi adalah kebijakan jangka pendek yaitu mengimpor bahan pangan. "Impor pangan akan terus terjadi," ucapnya.

Pencetus People Dream Development ini mengatakan, bahwa untuk mewujudkan ketahanan pangan dan swasembada pangan seperti menapaki anak tangga dan membutuhkan waktu panjang.

"Prosesnya panjang sekali. Di sisi lain sampai sekarang banyak sekali keputusan yang tidak pro petani," tandas Dillon.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sistem SP2KP untuk Pengendalian...
Sistem SP2KP untuk Pengendalian Harga Pangan
Swasembada Beras 3 Tahun...
Swasembada Beras 3 Tahun Berturut-turut, Indonesia Raih Penghargaan
Biaya Tersembunyi Sistem...
Biaya Tersembunyi Sistem Pangan RI Setara Hampir Separuh PDB
Pengamat Ekonomi : Kenaikan...
Pengamat Ekonomi : Kenaikan Harga Pangan Masih Wajar di Bulan Ramadan 2026
Bibit Ayam Broiler PPG...
Bibit Ayam Broiler PPG Siap Dukung Kedaulatan Pangan Nasional
Dukung Ketahanan Pangan...
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Syngenta Luncurkan Jagung Hibrida NK Perkasa Sakti
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
1 jam yang lalu
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
1 jam yang lalu
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
2 jam yang lalu
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
2 jam yang lalu
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
2 jam yang lalu
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
4 jam yang lalu
Infografis
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved