Pengusaha Emas Keluhkan Rencana Kenaikan Pajak Perhiasan

Jum'at, 23 Januari 2015 - 06:33 WIB
Pengusaha Emas Keluhkan...
Pengusaha Emas Keluhkan Rencana Kenaikan Pajak Perhiasan
A A A
SEMARANG - Pengusaha emas dan permata di Kota Semarang, Jawa Tengah mengeluhkan rencana pemerintah yang akan memberlakukan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPNBM) untuk perhiasan. Mereka menilai, pemberlakuan pajak barang mulia akan membuat penjualan emas dan permata semakin terpuruk.

Ketua Asosiasi Pengusaha Emas dan Permata Indonesia (Apepi) Kota Semarang, Bambang Yuwono mengaku keberatan dengan kebijakan pajak untuk barang mulia tersebut.

Menurutnya, penjualan emas yang saat ini sedang dalam kondisi lesu akan semakin terpuruk jika kebijakan tersebut diberlakukan. “Keberatan jika emas akan dikenai PPnBM. Kalau PPnBM dinaikan lagi ya jelas penjualan emas akan lesu," ujarnya, Kamis (22/1/2015).

Penanggung Jawab Toko Butik Emas Cabang Semarang, Yudianto menambahkan, jika rencana pengenaan PPnBM hanya terjadi pada perhiasan dan akan dikenakan kepada pembeli emas. Karena itu akan sangat berpengaruh terhadap penjualan emas.

"Emas batangan tidak kena, emas koin dinar dan emas perhiasan kena PPnBM yang akan dibebankan kepada pembeli. Jadi, akan berpengaruh," katanya.

Dia mengakui, penjualan emas saat ini cenderung turun dibandingkan tahun lalu, walaupun harga emas cenderung naik. Sepinya pembelian emas di awal tahun ini terjadi lantaran harga sembako yang masih tinggi walaupun harga bahan bakar minyak sudah diturunkan pemerintah.

Sebagaimana diketahui, Menteri Keuangan (Menkeu), Bambang Brodijonegoro akan mengenakan PPnBM guna menggenjot setoran penerimaan pajak tahun 2015 dengan besaran Rp1.300 triliun dan rencananya dilakukan pada Semester I tahun ini.

Besaran PPnBM yang akan dikenakan hingga kini belum diketahui berapa persen kepada penjual ataupun pembeli emas.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jual Emas Antam Apakah...
Jual Emas Antam Apakah Kena Pajak? Ini Aturan dan Hitungannya
Produksi Emas RI Mandek,...
Produksi Emas RI Mandek, Pajak Tinggi Disebut Salah Satu Penyebabnya
Lewat Pajak Bertutur,...
Lewat Pajak Bertutur, Sri Mulyani Ajak Generasi Emas Sadar Pajak
Sri Mulyani Teken Aturan...
Sri Mulyani Teken Aturan Baru Pajak Emas dan Bullion Bank, Begini Isinya
Purbaya Bakal Putuskan...
Purbaya Bakal Putuskan Bea Keluar Emas hingga 15 Persen, PMK Hampir Rampung
Kesempatan Emas! Pemprov...
Kesempatan Emas! Pemprov DKI Jakarta Beri Diskon Pajak untuk Pembeli Rumah Pertama
Berita Terkini
BI Blak-blakan soal...
BI Blak-blakan soal Kombinasi Pemicu Kejatuhan Rupiah yang Sempat Rp18 Ribu per Dolar AS
6 menit yang lalu
Dukung Ekonomi Berkelanjutan,...
Dukung Ekonomi Berkelanjutan, Jamkrindo Syariah Perkuat Penerapan Prinsip Syariah
43 menit yang lalu
Purbaya Tolak Permintaan...
Purbaya Tolak Permintaan Himbara Perpanjang Tenor Dana SAL hingga Setahun
55 menit yang lalu
100 Jenama Indonesia...
100 Jenama Indonesia Unjuk Gigi di MASA Singapore 2026, Astra Dorong Kolaborasi Bersama
57 menit yang lalu
Mobilitas Makin Hemat:...
Mobilitas Makin Hemat: Nikmati Promo Spesial BRI Kartu Kredit di Aplikasi MyBluebird
1 jam yang lalu
JICT dan Bea Cukai Sinergi...
JICT dan Bea Cukai Sinergi Percepat Penanganan Kontainer Longstay di Pelabuhan
1 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved