Waspadai Potensi Reli IHSG Dibayangi Profit Taking
Jum'at, 23 Januari 2015 - 08:35 WIB
Waspadai Potensi Reli IHSG Dibayangi Profit Taking
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan masih akan menguat (reli) didukung sentimen positif dari pengumuman stimulus Bank Sentral Eropa (ECB). Namun waspadai aksi profit taking di akhir pekan.
Kepala Riset PT Woori Koorindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, IHSG akan membentuk pola three white soldier dekati area upper bollinger band (UBB). MACD mencoba bertahan naik membentuk golden cross dengan munculnya histogram positif. RSI, Stochastic, dan William’s %R bertahan dengan kenaikannya.
"Masih adanya sentimen positif tentunya akan dapat membawa IHSG bertahan di zona hijaunya," kata dia, Jumat (23/1/2015).
Tetapi, dia menyarankan, seperti biasanya dapat mengalami perlambatan seiring dengan adanya pelaku pasar yang mencoba profit taking. Untuk itu, meski kami masih mengharapkan IHSG dapat kembali bertahan di teritori positif, namun tetap cermati potensi perubahan yang ada.
Reza memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 5.200-5.236 dan resisten 5.262-5.275. Laju IHSG kemarin mampu melampaui area target resisten 5.225-5.238 dan juga mampu bertahan di atas area target support 5.160-5.188.
Kemarin, masih berlanjutnya kenaikan pada laju bursa saham Asia dan terapresiasinya laju rupiah memberikan sentimen positif pada IHSG. Pelaku pasar pun cenderung kembali melakukan aksi belinya.
Belum lagi berita positif terkait dengan moderatnya target pertumbuhan ekonomi Indonesia dan rencana suntikan modal pemerintah pada beberapa BUMN turut menambah sentimen positif. Adapun transaksi asing tercatat nett sell dari net buy Rp218,09 miliar menjadi net sell Rp249,24 miliar.
Kepala Riset PT Woori Koorindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, IHSG akan membentuk pola three white soldier dekati area upper bollinger band (UBB). MACD mencoba bertahan naik membentuk golden cross dengan munculnya histogram positif. RSI, Stochastic, dan William’s %R bertahan dengan kenaikannya.
"Masih adanya sentimen positif tentunya akan dapat membawa IHSG bertahan di zona hijaunya," kata dia, Jumat (23/1/2015).
Tetapi, dia menyarankan, seperti biasanya dapat mengalami perlambatan seiring dengan adanya pelaku pasar yang mencoba profit taking. Untuk itu, meski kami masih mengharapkan IHSG dapat kembali bertahan di teritori positif, namun tetap cermati potensi perubahan yang ada.
Reza memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 5.200-5.236 dan resisten 5.262-5.275. Laju IHSG kemarin mampu melampaui area target resisten 5.225-5.238 dan juga mampu bertahan di atas area target support 5.160-5.188.
Kemarin, masih berlanjutnya kenaikan pada laju bursa saham Asia dan terapresiasinya laju rupiah memberikan sentimen positif pada IHSG. Pelaku pasar pun cenderung kembali melakukan aksi belinya.
Belum lagi berita positif terkait dengan moderatnya target pertumbuhan ekonomi Indonesia dan rencana suntikan modal pemerintah pada beberapa BUMN turut menambah sentimen positif. Adapun transaksi asing tercatat nett sell dari net buy Rp218,09 miliar menjadi net sell Rp249,24 miliar.
(rna)
Lihat Juga :