Pemerintah Diminta Hitung Potensi Perluasan PPnBM

Rabu, 28 Januari 2015 - 17:44 WIB
Pemerintah Diminta Hitung...
Pemerintah Diminta Hitung Potensi Perluasan PPnBM
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR RI Ecky Awal Muharram angkat bicara soal pemungutan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).

Menurutnya, sebelum menjalankan kebijakan pemungutan pajak terhadap barang mewah, pemerintah harus melihat dan menghitung potensi perluasan PPnBM.

Dia mengatakan, esensi dari pajak penjualan barang mewah, lebih kepada memenuhi unsur keadilan. Agar setiap orang yang mampu membeli barang mewah dapat langsung berkontribusi bagi negara dan rakyat yang tidak mampu.

"Jenis barangnya harus benar-benar selektif, jangan sampai merugikan produsen dalam negeri. Sedangkan untuk barang-barang mewah impor, sudah selayaknya dikenakan agar mengurangi sifat konsumtif atas barang luar negeri yang menggerus devisa," tuturnya di Gedung DPR RI Jakarta, Rabu (28/1/2015).

Untuk meningkatkan penerimaan negara dari pajak, Ecky melanjutkan, pemerintah harus kreatif, proaktif dan berani.

"Seharusnya fokus pada potensi pajak yang besar triliunan rupiah. Misalnya, untuk Pajak dan Bea Keluar terkait batu bara dan barang tambang, pencegahan transfer pricing, penghindaran dan penggelapan pajak," tandas dia.

(Baca: Pemerintah Diminta Evaluasi Objek Pajak Barang Mewah)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aksi Menuntut Reformasi...
Aksi Menuntut Reformasi Pegawai Pajak
Diskon Pajak Mobil Baru...
Diskon Pajak Mobil Baru Berlaku Mulai 1 Maret 2021
Negara yang Kaya Tanpa...
Negara yang Kaya Tanpa Memungut Pajak dari Rakyatnya
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Kapolri: Polri akan...
Kapolri: Polri akan Kawal Kepatuhan Wajib Pajak untuk Bayar Pajak
Adaro Raih Penghargaan...
Adaro Raih Penghargaan Wajib Pajak
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
28 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
57 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved