Jual Miras, Izin Minimarket Akan Dicabut

Rabu, 28 Januari 2015 - 18:40 WIB
Jual Miras, Izin Minimarket...
Jual Miras, Izin Minimarket Akan Dicabut
A A A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengancam akan mencabut izin usaha minimarket, yang masih menjual minuman keras (miras) dan beralkohol setelah 16 Maret 2015.

Seperti diketahui, Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel secara resmi mengumumkan larangan penjualan dan peredaran minuman beralkohol dengan kadar 5%, mulai 16 Maret 2015.

"Peraturan dibuat bukan untuk tentukan sanksi. Paling jelek saya minta pemerintah daerah mencabut izin minimarket yang jual. Terlebih banyak retail yang belum berizin," ujarnya di kantor Kemendag, Jakarta, Rabu (28/1/2015).

Pihaknya memberi kesempatan pada pengusaha untuk membersihkan produk minuman beralkohol hingga tiga bulan mendatang.

"Saya kira ini akan berlaku tiga bulan, sehingga kita bisa memberi kesempatan untuk membersihkan. Mustinya enggak tiga bulan, lebih cepat juga bisa," jelas dia.

Rachmat menambahkan, juga akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk memantau perizinan minimarket.

"Izin minimarket itu ada di Pemda. Saya akan koordinasi dengan Pemda untuk melihat izin minimarket," pungkas dia.

(Baca: Maret, Minimarket Dilarang Jual Minuman Beralkohol)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mengintip Peluang Ekspor...
'Mengintip' Peluang Ekspor Produk Mamin Indonesia ke Pasar Spanyol
Gandeng Pelaku Bisnis,...
Gandeng Pelaku Bisnis, Kemendag Memetakan Peluang dan Tantangan Industri Mamin
Kemendag Dorong Ekspor...
Kemendag Dorong Ekspor UKM Makanan dan Minuman ke Amerika
Tetap Semangat, Pasar...
Tetap Semangat, Pasar Dunia Masih Butuh Produk Mamin Indonesia
Kemendag Dorong Ekspor...
Kemendag Dorong Ekspor Makanan dan Minuman ke Jepang
Ingin Masuk Pasar Teluk,...
Ingin Masuk Pasar Teluk, RI Ketuk Dulu Pintu Arab Saudi
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
30 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
59 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved