Mendag Beberkan Langkah Dorong Ekspor Mamin dan Komoditas Unggulan
Selasa, 21 Juli 2020 - 12:23 WIB
loading...
Mendag Agus Suparmanto tak berhenti mendorong ekspor produk mamin serta komoditas unggulan lainnya kendati di tengah pandemi saat ini. Foto/Ilustrasi/Dok. SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus bekerja mendorong semakin terbukanya kesempatan dagang di mancanegara. Langkah itu dilakukan dengan rutin melakukan temu bisnis (business matching) secara daring.
Salah satunya, Indonesian Trade Promotion Center Los Angeles (ITPC LA) bekerja sama dengan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (BBPPEI) yang menggelar rangkaian temu bisnis (business matching) yang digelar pada 14 Juli lalu untuk sektor makanan dan minuman, lalu pada 17 Juli untuk sektor furnitur, serta pada tanggal 21 Juli untuk fashion dan pakaian jadi.
Pada 15 Juli lalu, ITPC LA juga bekerja sama dengan dengan KJRI San Francisco, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Pemerintah Daerah Jawa Timur menggelar acara serupa untuk sektor makanan minuman, furnitur, dan fashion.
Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto menyampaikan, kegiatan temu bisnis virtual ini merupakan langkah kreatif Kemendag dalam mendorong kinerja ekspor industri makanan dan minuman di pasar internasional. Hal ini juga merupakan dukungan nyata Kemendag terhadap sektor UKM agar semakin mampu bersaing.
"Langkah ini berbuah positif dimana para importir tertarik atas beberapa produk UKM Indonesia," ungkapnya melalui keterangan tertulis, Selasa (21/7/2020).
(Baca Juga: Kemendag Dorong Ekspor UKM Makanan dan Minuman ke Amerika)
Untuk diketahui, tren ekspor mamin Indonesia ke Amerika selama lima tahun terakhir (2015-2019) tercatat positif 7,15%. Produk ekspor makanan dan minuman terbesar Indonesia ke negara itu adalah makanan laut, buah-buahan, makanan ringan, dan gula.
Salah satunya, Indonesian Trade Promotion Center Los Angeles (ITPC LA) bekerja sama dengan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (BBPPEI) yang menggelar rangkaian temu bisnis (business matching) yang digelar pada 14 Juli lalu untuk sektor makanan dan minuman, lalu pada 17 Juli untuk sektor furnitur, serta pada tanggal 21 Juli untuk fashion dan pakaian jadi.
Pada 15 Juli lalu, ITPC LA juga bekerja sama dengan dengan KJRI San Francisco, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Pemerintah Daerah Jawa Timur menggelar acara serupa untuk sektor makanan minuman, furnitur, dan fashion.
Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto menyampaikan, kegiatan temu bisnis virtual ini merupakan langkah kreatif Kemendag dalam mendorong kinerja ekspor industri makanan dan minuman di pasar internasional. Hal ini juga merupakan dukungan nyata Kemendag terhadap sektor UKM agar semakin mampu bersaing.
"Langkah ini berbuah positif dimana para importir tertarik atas beberapa produk UKM Indonesia," ungkapnya melalui keterangan tertulis, Selasa (21/7/2020).
(Baca Juga: Kemendag Dorong Ekspor UKM Makanan dan Minuman ke Amerika)
Untuk diketahui, tren ekspor mamin Indonesia ke Amerika selama lima tahun terakhir (2015-2019) tercatat positif 7,15%. Produk ekspor makanan dan minuman terbesar Indonesia ke negara itu adalah makanan laut, buah-buahan, makanan ringan, dan gula.
Lihat Juga :