Kemendag Dorong Ekspor UKM Makanan dan Minuman ke Amerika

Kamis, 16 Juli 2020 - 16:00 WIB
loading...
Kemendag Dorong Ekspor...
Kemendag menggenjot ekspor nasional di tengah pandemi Covid-19 dengan mendorong UKM makanan-minuman meraih pasar Amerika Serikat (AS). Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Indonesian Trade Promotion Center Los Angeles (ITPC LA) dan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (BBPPEI) menggelar temu bisnis (business matching) secara virtual. Kegiatan bertujuan menggenjot ekspor nasional di tengah pandemi Covid-19.

Business matching tersebut berhasil mempertemukan 12 pelaku usaha kecil menengah (UKM) sektor makanan dan minuman (mamin) berorientasi ekspor dengan buyer Amerika Serikat (AS) yaitu Jans Enterprise Corp., Takari International, Belift Coffee, dan Beaneka Coffee.

"Kegiatan temu bisnis virtual ini diharapkan akan mendorong kinerja ekspor industri mamin Indonesia. Di tengah situasi pandemi Covid-19 yang menimpa dunia dan adanya pembatasan pembatasan dalam bertatap muka atau berkumpul secara langsung, pemerintah Indonesia dituntut kreatif dan mencari langkah alternatif agar tetap eksis di kancah internasional, khususnya di AS," ujar Kepala ITPC LA Bayu Nugroh dalam keterangan resminya, Kamis (16/7/2020).

(Baca Juga: Ekspor Juni Capai USD12,03 Miliar, Komoditas Pertanian Paling Moncer)

Menurut Bayu, penyelenggaraan kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Kemendag kepada UKM Indonesia untuk memasuki pasar AS. "Para importir AS juga merespons positif pelaksanaan business matching virtual ini, bahkan beberapa importir telah menyatakan ketertarikannya atas beberapa produk yang ditampilkan oleh para pelaku UKM Indonesia. Selanjutnya, ITPC LA akan memfasilitasi komunikasi lebih lanjut antara para pelaku UKM Indonesia dengan para importir sehingga dapat terwujud transaksi ekspor," tutupnya.

Berdasarkan data BPS yang diolah Kementerian Perdagangan, total perdagangan Indonesia-AS periode Januari sampai Mei 2020 tercatat sebesar USD10,7 miliar, dengan surplus bagi Indonesia sebesar USD3,70 miliar.

Sedangkan pada 2019, total perdagangan kedua negara mencapai USD27,11 miliar dengan surplus bagi Indonesia sebesar USD8,58 miliar. Khusus untuk ekspor mamin Indonesia ke AS, pada periode Januari-April 2020 mencapai USD293,63 juta. Nilai ini tumbuh 29,69% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
Prihatin Harga Telur...
Prihatin Harga Telur Anjlok, Sarifah DPR Dorong Kemendag Gandeng BGN
Memahami Ide Kebijakan...
Memahami Ide Kebijakan Ekspor Satu Pintu Presiden Prabowo
Rakernas Inkopotren...
Rakernas Inkopotren 2026 Fokus Dorong UMKM Pesantren Go Internasional
Rekomendasi
Team RS–Telkomsel...
Team RS–Telkomsel 5G Juarai Grup R pada Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
Vespa Sprint, Primavera,...
Vespa Sprint, Primavera, dan Liberty Ditarik Kembali Masalah Lampu Depan
Hari Kedua Audisi Miss...
Hari Kedua Audisi Miss Indonesia 2026 Membludak, Talenta Muda Surabaya Tunjukkan Pesonanya
Berita Terkini
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
Infografis
Amerika Serikat dan...
Amerika Serikat dan Houthi Sepakat Melakukan Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved