RI Berpotensi Jadi Produsen Kertas Terbesar Dunia

Kamis, 29 Januari 2015 - 23:31 WIB
RI Berpotensi Jadi Produsen...
RI Berpotensi Jadi Produsen Kertas Terbesar Dunia
A A A
PEKANBARU - Wakil Ketua Umum Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) Rusli Tan menilai, Indonesia memiliki potensi menjadi negara produsen pulp dan kertas terbesar dunia.

"Karena, Indonesia memiliki sejumlah keunggulan yang tidak dimiliki negara lain," kata dia dalam rilisnya, Kamis (29/1/2015).

Ekspor produk bernilai tambah akan memberikan keuntungan bagi Indonesia. Di antaranya devisa, nilai tambah dan sebagai penunjang untuk industri kemasan, sarana pendidikan, dan budaya.

Letak geografis Indonesia juga mendekati pasar potensial. Misalnya, lama pengapalan kertas dari Indonesia ke Tiongkok hanya 7-10 hari. Sedangkan pengapalan dari Amerika atau Eropa ke China bisa mencapai 30-60 hari.

Rusli mengharapkan, pemerintahan baru harus memiliki perhatian lebih besar terhadap perekonomian. Pemerintah perlu mencontoh politik ekonomi China.

Salah satunya, tidak mengekspor bahan baku sehingga ada nilai tambah bagi penciptaan lapangan kerja, devisa, dan menggairahkan ekspor.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Industri Pulp dan Kertas...
Industri Pulp dan Kertas Dikembangkan dengan Prinsip Green Consumerism
Pelaku Industri Pulp...
Pelaku Industri Pulp dan Kertas Siap Hadapi Ketidakpastian Global
Solusi Digital Pacu...
Solusi Digital Pacu Kinerja Industri Pulp dan Kertas Lebih Optimal
Dukung Program Kampus...
Dukung Program Kampus Merdeka, Mahasiswa Magang di Industri Pulp dan Kertas
Dukung Pertumbuhan Ekonomi,...
Dukung Pertumbuhan Ekonomi, Kontribusi Ekspor Industri Pulp dan Kertas Capai USD8,28 Miliar
APKI Tunjuk Suhendra...
APKI Tunjuk Suhendra Wiriadinata Pimpin Asosiasi hingga Akhir 2026
Berita Terkini
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
14 menit yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
1 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved