Pengusaha Pertanyakan Alasan Larangan Jual Miras

Kamis, 29 Januari 2015 - 17:48 WIB
Pengusaha Pertanyakan...
Pengusaha Pertanyakan Alasan Larangan Jual Miras
A A A
JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) mempertanyakan alasan pemerintah melarang peredaran dan penjualan minuman keras (miras) berkadar 5%.

"Minuman alkohol hanya satu di antara sekian produk. Kalau apel bakteri kan ada alasannya kenapa dilarang. Kalau miras, penyebabnya apa yang dilarang," ujar Wakil Ketua Umum Aprindo, Tutum Rahanta kepada Sindonews, di Jakarta, Kamis (29/1/2015).

Lebih lanjut, dia mengatakan, pemerintah pun juga tidak mengeluarkan aturan tata niaga penjualan minuman beralkohol tipe A tersebut.

"Pemerintah seharusnya mendengarkan kami. Intinya kita ingin memberikan masukan yang pas. Kalaupun ada masukan dari yang lain juga enggak apa-apa," imbuhnya.

Menurut Tutum, larangan penjualan miras juga akan menyulitkan para turis yang melancong ke Indonesia. "Ada wilayah tertentu yang sebetulnya tidak masalah dengan alkohol. Kalau di wilayah area turis, pasti turis akan merasa kesulitan," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Industri F&B Melaju...
Industri F&B Melaju Pesat, LNK Jawab Tantangan Lewat Fasilitas Inovatif
Kinerja Industri Minuman...
Kinerja Industri Minuman Tahun 2023 Serta Peluang dan Tantangan di Tahun 2024
Industri Makanan dan...
Industri Makanan dan Minuman Indonesia: Melaju Pesat, Siap Jadi Lokomotif Ekonomi Nasional
Industri Makanan dan...
Industri Makanan dan Minuman Lakukan Inovasi Antisipasi Pandemi
Industri Makanan dan...
Industri Makanan dan Minuman 'Dimasak' Menuju Transformasi Digital
25 Tahun Berkiprah,...
25 Tahun Berkiprah, Foodex Fokus Kembangkan Cita Rasa Nusantara
Berita Terkini
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
13 menit yang lalu
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
40 menit yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
53 menit yang lalu
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
1 jam yang lalu
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
1 jam yang lalu
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
3 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved