BPS: Impor RI 2014 Turun 4,53%

Senin, 02 Februari 2015 - 15:27 WIB
BPS: Impor RI 2014 Turun...
BPS: Impor RI 2014 Turun 4,53%
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor Indonesia secara kumulatif selama 2014 turun 4,53% dibanding tahun sebelumnya.

"Secara kumulatif mencapai USD178,18 miliar atau turun 4,53% dibanding 2013," kata Kepala BPS Suryamin di Gedung BPS, Jakarta, Senin (2/2/2015).

Dia mengatakan, penurunan impor Indonesia dipicu turunnya impor sektor migas dan sektor non migas. Sektor migas turun USD1.806,5 juta atau 3,99%, sedangkan nonmigas turun USD6.643,4 juta atau 4,70%.

Menurutnya, penurunan‎ impor dari sektor migas terutama akibat turunnya nilai impor minyak mentah sebesar USD513,4 juta atau 3,78%, hasil minyak USD1.205,1 juta atau 4,22% serta impor gas sebesar USD88,0 juta atau 2,83%.

Sementara, dari sektor nonmigas, terdapat tujuh sektor utama yang mengalami penurunan. Penurunan tertinggi berasal dari golongan kendaraan bermotor dan bagiannya sebesar 20,99%.

Selain itu, tiga golongan barang mengalami peningkatan, seperti industri sisa makanan, plastik dan barang dari plastik, dan bahan kimia.

Suryamin mengatakan, asal negara impor masih didominasi China sebesar USD30,46 miliar atau 22,61%, Jepang USD16,94 miliar atau 12,57%, dan Singapura USD10,15 miliar atau 7,53%‎.

"Ketiga negara ini menyumbang sebesar 42,7% pangsa pasar impor secara global," tutup Suryamin.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Program SSMQC Resmi...
Program SSMQC Resmi Dilaunching untuk Efisiensi Waktu dan Biaya Ekspor Impor
Nilai Ekspor Impor Sulsel...
Nilai Ekspor Impor Sulsel Alami Penurunan
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Aktivitas Ekspor-Impor...
Aktivitas Ekspor-Impor Sulsel Meningkat Pada Februari 2022
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Istilah-istilah dalam...
Istilah-istilah dalam Ekspor-Impor yang Wajib Diketahui Para Pebisnis
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved