Alokasi Gas di Kepulauan Riau Segera Dibahas

Senin, 02 Februari 2015 - 21:39 WIB
Alokasi Gas di Kepulauan...
Alokasi Gas di Kepulauan Riau Segera Dibahas
A A A
BATAM - Kesepakatan alokasi sumber gas bagi wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) segera dibahas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Hal ini disampaikan Gubernur Kepri M Sani. Dia mengatakan, permintaan alokasi gas sudah direspon Menteri ESDM Sudirman Said saat meresmikan proyek infrastruktur PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) di Panaran, Batam, pekan lalu.

Melalui upaya ini pihaknya berharap Menteri ESDM bisa mendorong dimulai pembahasan kesepakatan alokasi gas antara pemilik gas dan Pemprov.

"Keinginan Kepri untuk mendapatkan gas bisa didorong Pak Menteri. Tapi, saya tidak bisa mendikte Pak Menteri kapan ini bisa terwujud," ujarnya, Senin (2/2/2015).

Sani menuturkan Natuna dan Anambas di Kepri merupakan daerah penghasil gas di Indonesia. Namun, hingga saat ini penyediaan gas untuk Kepri justru tidak terasa.

"Potensi gas terbesar ada di Natuna dan sudah dinikmati Indonesia terutama negara tetangga karena seluruhnya diekpsor ke Singapura. Ironisnya, belum setetes gas pun dari Natuna mampir ke Kepri," ungkapnya.

Dia mengingatkan Kementerian ESDM bahwa jangan sampai sumber gas di Natuna sudah habis, baru disalurkan ke Kepri.

Menurutnya, sejauh ini Kepri sudah mendapatkan jatah sedikit sekitar 44 mmbtud dari Natuna. Namun, jaringan pipa yang dibangun ke Batam dan dari Natuna ke Singapura belum selesai.

Sani mengaku sudah dua kali menyampaikan masalah ini kepada Presiden Joko Widodo.

Dia menjelaskan pasokan gas untuk Natuna dan Anambas, serta pulau terluar bisa berbentuk CNG yang diangkut dengan kapal, mengingat pembangunan pipa akan lebih mahal. Distribusi itu setelah gas mampir di Batam.

Sebelumnya, Kementerian ESDM menjanjikan akan membahas kesepakatan pasokan dari sumber gas di Kepri.

"Kembali dari sini, saya akan undang pemilik gas di Kepri untuk duduk bersama. Kemudian jika ada masalah (harga), BPKP kami undang juga," ujar Menteri ESDM Sudirman Said, Jumat (30/1/2015).

Sudirman juga sependapat dengan pernyataan Gubernur yang menyatakan terjadi ironi saat Kepri memiliki sumber gas, namun tidak mendapatkan alokasi.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertamina EP Sepakati...
Pertamina EP Sepakati Jual Beli Gas dengan Cikarang Listrindo dan PHR
Tinggalkan Eropa, Rusia...
Tinggalkan Eropa, Rusia Perluas Pasokan Gas ke Pasar Asia Tengah
JERA-PLN EPI Umumkan...
JERA-PLN EPI Umumkan Temuan Awal Studi Potensi Kolaborasi Rantai Nilai LNG di Indonesia
FID Lapangan Duyung...
FID Lapangan Duyung Resmi Disetujui, PLN EPI Amankan Pasokan 111 MMSCFD
Petrokimia Gresik Amankan...
Petrokimia Gresik Amankan Pasokan Gas hingga 2035, Perkuat Produksi Pupuk Nasional
Industri Khawatirkan...
Industri Khawatirkan Masalah Pasokan dan Harga Gas Bumi
Berita Terkini
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
27 menit yang lalu
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
1 jam yang lalu
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
1 jam yang lalu
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
1 jam yang lalu
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
2 jam yang lalu
Dirut Himbara Dikumpulin...
Dirut Himbara Dikumpulin Dasco Bersama Mensesneg, Bahas Apa?
3 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved