Peluang IHSG Lanjutkan Penguatan Dibayangi Aksi Jual
Rabu, 04 Februari 2015 - 08:09 WIB
Peluang IHSG Lanjutkan Penguatan Dibayangi Aksi Jual
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan meski ada peluang melanjutkan penguatan, namun dibayangi aksi jual untuk ambil untung (profit taking).
Kepala Riset PT Woori Koorindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan IHSG akan membentuk pola shooting star bertahan di atas area middle bollinger band (MBB). MACD masih mencoba bergerak naik meski tipis dengan histogram positif yang mendatar. RSI, Stochastic, dan William’s %R kembali mencoba berbalik naik.
"Penguatan tipis pun dimungkinkan dapat kembali terjadi seiring tarik menarik antara volume beli dan jual. Tetap cermati setiap sentimen yang ada," kata dia, Rabu (4/2/2015).
Dia memperkirakan, IHSG akan berada pada rentang support 5.279-5.889 dan resisten 5.312-5.320. Laju IHSG kemarin berhasil melampaui area target resisten 5.288-5.295 dan mampu bertahan di atas target support 5.250-5.265.
Sepanjang perdagangan kemarin, laju IHSG bergerak variatif dan sebelumnya gagal mendekati target resisten, namun mampu berada di zona hijau. Bahkan hingga akhir sesi perdagangan, laju IHSG dapat bertahan di zona hijaunya.
"Pasca menghijaunya laju bursa saham AS dan Eropa memberikan imbas positif pada bursa saham Asia termasuk IHSG, sehingga pelaku pasar memanfaatkan pelemahan sebelumnya untuk kembali mengakumulasi," ujar dia.
Adapun investor asing kembali mencatatkan nett buy dari net buy Rp6,30 miliar menjadi net buy Rp335,27 miliar.
Kepala Riset PT Woori Koorindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan IHSG akan membentuk pola shooting star bertahan di atas area middle bollinger band (MBB). MACD masih mencoba bergerak naik meski tipis dengan histogram positif yang mendatar. RSI, Stochastic, dan William’s %R kembali mencoba berbalik naik.
"Penguatan tipis pun dimungkinkan dapat kembali terjadi seiring tarik menarik antara volume beli dan jual. Tetap cermati setiap sentimen yang ada," kata dia, Rabu (4/2/2015).
Dia memperkirakan, IHSG akan berada pada rentang support 5.279-5.889 dan resisten 5.312-5.320. Laju IHSG kemarin berhasil melampaui area target resisten 5.288-5.295 dan mampu bertahan di atas target support 5.250-5.265.
Sepanjang perdagangan kemarin, laju IHSG bergerak variatif dan sebelumnya gagal mendekati target resisten, namun mampu berada di zona hijau. Bahkan hingga akhir sesi perdagangan, laju IHSG dapat bertahan di zona hijaunya.
"Pasca menghijaunya laju bursa saham AS dan Eropa memberikan imbas positif pada bursa saham Asia termasuk IHSG, sehingga pelaku pasar memanfaatkan pelemahan sebelumnya untuk kembali mengakumulasi," ujar dia.
Adapun investor asing kembali mencatatkan nett buy dari net buy Rp6,30 miliar menjadi net buy Rp335,27 miliar.
(rna)
Lihat Juga :