Sistem Warehouse di Kawasan Komersial Modern

Rabu, 04 Februari 2015 - 14:01 WIB
Sistem Warehouse di...
Sistem Warehouse di Kawasan Komersial Modern
A A A
Seiring pertumbuhan bisnis konsumsi, bisnis pergudangan (warehouse) pun ikut melesat. Hanya sayang, saat ini pergudangan representatif yang sesuai dengan kebutuhan industri masih bisa dihitung dengan jari

Beberapa industri, misalnya industri makanan, sangat terikat dengan masa tenggang waktu konsumsi atau kadaluwarsa. Oleh karena itu, industri semacam ini membutuhkan gudang khusus yang dilengkapi dengan peralatan serta manajemen khusus untuk menunjang kinerjanya. Menurut Direktur PT Mulia 41 Marcell Guawan, banyak perusahaan yang memiliki gudang, tetapi tidak diimbangi dengan peralatan dan manajemen yang hebat, plus mamupu mengatur semua keperluan secara benar dan pas.

”Mereka punya warehouse, tapi selalu menumpuk barang-barang begitu saja. Mana barang yang masuk duluan, dengan barang yang akan dikeluarkan, manajemennya tidak jelas. Namun, dengan membangun racking, sistem manajeman bisa menjadi solusi pergudangan,” kata Marcell di sela-sela peluncuran PT Mulia 41 Warehouse Solution dan STOW di Hotel Shangri-La Jakarta, beberapa waktu lalu. Marcell menjelaskan, dengan memasang racking, area penyimpanan menjadi tidak terlalu besar.

Contohnya saja STOW, yang merupakan produk pallet racking yang berasal dari Belgia. Berbeda dengan rak biasa, STOW memegang sertifikasi FEM dari Eropa. “Sertifikasi ini memastikan kualitas dan standar racking internasional. Bisa dipegang sebagai jaminan,” kata Marcell. Ia menambahkan, waktu pemasangan rak bervariasi, tergantung ukurannya. Biasanya, pemasangan memakan waktu dua minggu sampai satu bulan.

Sementara itu, Komisaris PT Mulia 41 Hadi Saputra menjelaskan, sebelum pemasangan rak, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memilihnya.”Ada beberapa pilihan sistem racking yang bisa kami fasilitasi. Tapi, terlebih dahulu kami harus lihat berapa jumlah barang, jenis barangnya apa, dan beratnya berapa,” kata Hadi.

STOW sendiri sudah ada sejak 35 tahun lalu. Salah satu produk yang pertama kali diluncurkan adalah drive in racking pal rack, stow mobile, midi rack, stowshelf, dan mezza stow. Sedangkan untuk produk unggulannya adalah stow atlas, yaitu sistem pallet shuttle. Stow Atlas bisa bergeser mengikuti struktur racking. Shuttle ini bergerak mengikuti jalurnya untuk memudahkan bongkar muat barang sampai ke rak yang paling dalam.

Dengan demikian, rak bisa diatur lebih rapat dan kapasitas penyimpanan menjadi lebih optimal. Alat ini difungsikan menggunakan baterai berdaya delapan jam hingga sepuluh jam. Stow Atlas bisa mengangkut barang mulai dari bobot 25 kilogram hingga 1.500 kilogram. Selain menawarkan sistem rak terbaik, lanjut Hadi, perusahaannya juga menyelenggarakan pelatihan kepada operator pergudangan agar lebih efisien dalam mengelola gudang.

“Kami juga menyediakan jasa inspeksi rak berkala yang dilakukan inspektor bersertifikat SEMA Inggris yang dikenal sebagai sertifikat untuk sistem keamanan rak,” ujar Hadi. Hadi menambahkan, industri dan pemilik gudang tidak perlu khawatir untuk menambah ketinggian rak karena pihaknya juga memberikan solusi inspeksi berkala untuk keamanan rak.

aprilia s andyna/anton c
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Pengusaha Properti...
5 Pengusaha Properti Dunia Terkaya
Re/Max Solusi Ajak Generasi...
Re/Max Solusi Ajak Generasi Muda Terlibat dan Investasi Properti
Properti Pulih Lebih...
Properti Pulih Lebih Cepat, Daya Beli Bangkit Lebih Kuat
Diskusi Bedah Potensi...
Diskusi Bedah Potensi Properti di tahun 2022
Pameran Properti di...
Pameran Properti di Surabaya Dorong Gairah Pasar Hunian Awal 2026
7 Alasan Kenapa Harus...
7 Alasan Kenapa Harus Memilih Investasi Properti
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
8 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved