BI Imbau Masyarakat Jaga Kualitas Uang
Rabu, 04 Februari 2015 - 23:41 WIB
BI Imbau Masyarakat Jaga Kualitas Uang
A
A
A
JAKARTA - Direktur Departemen Pengedaran Uang Bank Indonesia (BI) Eko Yulianto mengimbau masyarakat untuk menjaga kualitas uang. Sebab, untuk mencetak uang BI menggelontorkan dana tidak sedikit dan melalui proses panjang.
"Media dan masyarakat tidak tahu. Mencetak uang itu tidak seperti mencetak undangan. Prosesnya panjang dan biayanya besar," ujarnya di Gedung BI, Jakarta, Rabu (4/2/2015).
Menurut Eko, selama ini Bank Indonesia menyortir banyak uang tidak layak. "Terkait dengan uang yang dimusnahkan, kalau uang dicoret-coret, meskipun uangnya bagus, jika masuk BI dianggap tidak layak edar," jelas Eko.
Untuk diketahui, selama 2014, BI telah memusnahkan 5,2 miliar lembar uang yang nilainya mencapai Rp111,57 triliun. Angka ini naik 4% dibanding 2013 yang mencapai 5,017 miliar lembar.
Karena itu, Eko mengingatkan peran serta masyarakat sangat diharapkan, agar umur uang yang beredar lebih lama. Selain itu, uang juga merupakan lambang kedaulatan negara, sehingga masyarakat harus menjaga uang agar tetap bersih.
"Media dan masyarakat tidak tahu. Mencetak uang itu tidak seperti mencetak undangan. Prosesnya panjang dan biayanya besar," ujarnya di Gedung BI, Jakarta, Rabu (4/2/2015).
Menurut Eko, selama ini Bank Indonesia menyortir banyak uang tidak layak. "Terkait dengan uang yang dimusnahkan, kalau uang dicoret-coret, meskipun uangnya bagus, jika masuk BI dianggap tidak layak edar," jelas Eko.
Untuk diketahui, selama 2014, BI telah memusnahkan 5,2 miliar lembar uang yang nilainya mencapai Rp111,57 triliun. Angka ini naik 4% dibanding 2013 yang mencapai 5,017 miliar lembar.
Karena itu, Eko mengingatkan peran serta masyarakat sangat diharapkan, agar umur uang yang beredar lebih lama. Selain itu, uang juga merupakan lambang kedaulatan negara, sehingga masyarakat harus menjaga uang agar tetap bersih.
(dmd)
Lihat Juga :