BPS: Pertumbuhan Ekonomi RI 2014 Melambat Jadi 5,02%

Kamis, 05 Februari 2015 - 11:32 WIB
BPS: Pertumbuhan Ekonomi...
BPS: Pertumbuhan Ekonomi RI 2014 Melambat Jadi 5,02%
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan IV/2014 hanya 5,01%. Secara kumulatif angka tersebut melambat menjadi 5,02% pada 2014.

Kepala BPS Suryamin mengatakan, perlambatan pertumbuhan ini akibat perubahan tahun dasar penghitungan dari SNA2000 menjadi SNA2008 sesuai rekomendasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"PDB 2014 dengan tahun dasar 2010 sebesar 5,02% secara kumulatif triwulan I-IV, sementara yoy, triwulan IV tumbuh 5,01%. Jika dilihat tren pertumbuhan ekonomi mengalami perlambatan sejak 2010," kata dia dalam konferensi pers di Gedung BPS, Jakarta, Kamis (5/2/2015).

‎Pertumbuhan Indonesia mengalami penurunan hingga 72 basis poin, dibandingkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2013 yang mencapai 5,78%.

Sebagai perbandingan, BPS merilis bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia menggunakan SNA2000, triwulan I 5,16%, triwulan II mencapai 5,07%, dan triwulan III hanya 5,0%.

Sementara, dengan menggunakan SNA2008, maka pertumbuhan ekonomi Indonesia cendrung menurun. Pada triwulan I sebesar 5,14%, triwulan mencapai II 5,03%, triwulan III menjadi 4,92%, dan triwulan IV sebesar 5,01%.

Suryamin mengungkapkan, penurunan ini lantaran, perubahan metodologi SNA2000 menjadi SNA2008, sehingga terdapat beberapa perubahan, baik metodologi maupun penambahan-penambahan sektor baru.

Tahun dasar terakhir menggunakan tahun dasar 2000, berdasarkan rekomendasi PBB, maka harus di update secara regular. Perubahan ke tahun dasar 2010 ini merupakan perubahan keenam.

"Dengan perubahan ini, maka pertumbuhan ekonomi Indonesia mendekati kondisi ekonomi sebenarnya," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Prospek Bisnis Seiring...
Prospek Bisnis Seiring Pertumbuhan Ekonomi RI
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Berita Terkini
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
8 menit yang lalu
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
20 menit yang lalu
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
1 jam yang lalu
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
2 jam yang lalu
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
3 jam yang lalu
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
3 jam yang lalu
Infografis
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved