BPS: Masyarakat Indonesia Semakin Bahagia

Kamis, 05 Februari 2015 - 12:36 WIB
BPS: Masyarakat Indonesia...
BPS: Masyarakat Indonesia Semakin Bahagia
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat indeks kebahagiaan Indonesia 2014 menjadi 68,28%. Angka ini naik 3,17 poin daru tahun sebelumnya sebesar 65,11%.

Kepala BPS Suryamin mengatakan, indeks kebahagiaan ini diukur melalui sejumlah indikator seperti pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan.

"Pada 2013, indeks kebahagian Indonesia sebesar 65,11%, sementara pada 2014 naik 3,17 poin menjadi 68,28%. ‎Ini merupakan indeks komposit 10 aspek kehidupan. Semakin tinggi indeks, maka tingkat kehidupan semakin bahagia," katanya di Gedung BPS, Jakarta, Kamis (5/2/2015).

Menurutnya, ‎kesepuluh aspek yang di ukur itu meliputi, pendapatan rumah tangga, kondisi rumah dan alat, aspek pekerjaan, pendidikan, kesehatan, ketersediaan waktu luang, aspek hubungan sosial, kondisi sosial, keamanan dan lingkungan hidup.

Suryamin mengatakan, semua tingkat kepuasan penduduk terhadap semua aspek kehidupan mengalami peningkatan dibanding 2013. Tertinggi peningkatan pendapatan rumah tangga penduduk Indonesia meningkat 5,06 poin dari 58,03% menjadi 63,09%.

Sementara, keharmonisan keluarga megalami peningkatan paling rendah 0,78 poin dari 78,11% menjadi 78,89%. Survei ini pada umumnya menggunakan monetary based indicator, yang diikur melalui dua cara, yaitu menggunakan standar sama dan menggunakan standar individu.

"Jadi, indeks kebahagian diukur menggunakan pendekatan kepuasan, melalui wawancara," tambah dia.

Kkomposisi responden menurut wilayah perkotaan 57,84% dan pedesaan 42,16%. Begitu pun menurut representasi kelamin, laki-laki (50,98%) dan perempuan (49,02%). Serta kepala rumah tangga (KRT) sebesar 64,34% dan pasangan KRT hanya 35,66%.

Untuk diketahui, BPS sudah mengukur tingkat kebahagian sebanyak dua kali. Namun, sampel diperluas dari 10 ribu sampel pada 2012 menjadi 70.631 sampel pada 2014, sehingga survei ini bisa mengukur angka indeks kebahagian di setiap provinsi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPS Catat Inflasi November...
BPS Catat Inflasi November Sebesar 0,38 persen
Kepala BPS RI Siapkan...
Kepala BPS RI Siapkan Sensus Pertanian dan Canangkan Desa Cantik di Pangkep
Jumlah Orang Indonesia...
Jumlah Orang Indonesia Bepergian ke Luar Negeri Naik 55 Persen
Tumbuh 53 Persen, Oktober...
Tumbuh 53 Persen, Oktober 2021 Ekspor RI Capai Rp312 Triliun
BPS: Impor Indonesia...
BPS: Impor Indonesia Naik 1,64% di Juli 2022
Angka Kemiskinan dan...
Angka Kemiskinan dan Pengangguran di Natuna Naik, Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
52 menit yang lalu
IHSG Berakhir Menguat...
IHSG Berakhir Menguat usai Libur Panjang, Hari Ini Sentuh Level 6.195
1 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Penawaran...
Jangan Lewatkan Penawaran Umum Obligasi dan Sukuk Ijarah Global Mediacom Tahap II Tahun 2026!
2 jam yang lalu
Ekspor April 2026 Melesat...
Ekspor April 2026 Melesat 21,98% Tembus Rp449.6 Triliun, Ini Penopangnya
2 jam yang lalu
Rebranding Inhealth,...
Rebranding Inhealth, Strategi Perkuat Layanan dan Digitalisasi
3 jam yang lalu
Mulai Investasi Saham...
Mulai Investasi Saham dan Reksa Dana? Cek & Ikuti Promo Combo Cuan 50 dari MNC Sekuritas
3 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved