Aset Industri Asuransi 2014 Tumbuh 17,5%

Kamis, 05 Februari 2015 - 18:59 WIB
Aset Industri Asuransi...
Aset Industri Asuransi 2014 Tumbuh 17,5%
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, pertumbuhan aset industri asuransi (unaudited) sepanjang 2014 sebesar 17,5% menjadi Rp755,4 triliun dari Rp643 triliun pada periode tahun sebelumnya.

Peningkatan tersebut dikontribusikan dari pertumbuhan aset asuransi jiwa sebesar Rp323,1 triliun, kemudian asuransi umum sebesar Rp108,4 triliun, reasuransi sekitar Rp9,2 triliun, asuransi sosial sebesar Rp212,4 triliun, serta asuransi wajib sebesar Rp102,13 triliun.

Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank OJK Firdaus Djaelani mengatakan, total premi industri asuransi juga mengalami pertumbuhan sebesar 47,1% menjadi Rp270,7 triliun dari Rp184 triliun pada akhir 2013.

Dia mengungkapkan, perkembangan premi asuransi tahun lalu terdiri dari asuransi jiwa sekitar Rp130 triliun, asuransi umum sekitar Rp54,8 triliun, reasuransi sekitar Rp6,28 triliun, kemudian asuransi sosial sekitar Rp69,3 triliun, serta asuransi wajib sekitar Rp10,23 triliun.

‎"Untuk komponen asuransi sosial 2014 terdiri dari BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Sedangkan komponen asuransi wajib itu terdiri dari PT Jasa Raharja, PT Asabri, dan PT Taspen," katanya saat media briefing OJK di Jakarta, Kamis (5/2/2015).

Sementara, perolehan premi bruto asuransi mikro hingga akhir Desember 2014 sudah mencapai Rp106,45 miliar dengan total peserta 6,1 juta orang. Sebanyak 53 perusahaan asuransi telah mengeluarkan produk asuransi mikro.

"Meski jumlah pesertanya sudah cukup banyak, namun karena mikro, jumlah premi yang dibayarkan kecil sehingga jumlah premi bruto hanya Rp106 miliar," ungkap dia.

Lebih lanjut Firdaus menuturkan, pihaknya akan terus mendorong produk-produk asuransi mikro agar penetrasi masyarakat terhadap produk asuransi semakin baik.

Beberapa produk asuransi mikro yang diluncurkan antara lain produk-produk asuransi mikro setop usaha karena gempa bumi, erupsi.‎
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Mempengaruhi...
Pandemi Covid-19 Mempengaruhi Cara Masyarakat Dalam Memenuhi Kebutuhan Proteksi Diri
Daftar Rumah Sakit di...
Daftar Rumah Sakit di Jakarta yang Tidak Menerima BPJS Kesehatan
OJK Harus Tingkatkan...
OJK Harus Tingkatkan Regulasi untuk Menangani Kasus Gagal Bayar Asuransi Jiwa
Meneropong Potensi Besar...
Meneropong Potensi Besar Pasar Penjualan Asuransi Kecelakaan
Apa Pentingnya Punya...
Apa Pentingnya Punya Asuransi Kendaraan Ketika Mudik Lebaran?
BRINS Hadirkan Greensurance,...
BRINS Hadirkan Greensurance, Inovasi Terbaru Asuransi Ramah Lingkungan
Berita Terkini
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
1 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
2 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
11 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
12 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
12 jam yang lalu
Infografis
Senjata Makan Tuan,...
Senjata Makan Tuan, Tarif Trump Ancam Industri Senjata AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved